
Tuban, memo.co.id
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Memanasnya suhu politik di dalam negeri dan beredarnya isu-isu pemberitaan hoax dibeberapa media kebelakangan ini yang bisa memicu gejolak dan perpecahan, Negara Kesatuan Repuplik Indonesia (NKRI). Untuk mengantisipasi dampak munculnya isi-isu tersebut, warga Tuban diminta agar bisa mengontrol diri. Himbauan itu datang dari Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad Dan Rois Syuriah NU, KH. Kholilur Rohman.
Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad, SH, SIK, MH yang didampingi Kanit Bintibmas Arni Sutiyono yang berkunjung ke kediaman Rois Suro NU Kabupaten Tuban, selasa (07/02/2017) mengatakan, dari hasil pertemuannya dengan KH.Kholilul Rohman siang tadi didapat poin penting agar warga NU di kabupaten Tuban dapat menjaga Kondusivitas wilayah yang ada dinTuban.
“Hendaknya situasi Tuban yang kondusif ini tetap terjaga supaya Tuban tetap aman,” kata AKBP Fadly Samad, Selasa (07/02/207).
Dia berujar agar masyarakat Tuban tidak mudah terpancing hal-hal yang dapat memperkeruh keadaan Tuban yang sudah aman nyaman. Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan dalam kerukunan umat beragama.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
Sementara itu KH.Kolilul Rohman Rois Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tuban menghimbau agar warga Nadliyin Khususnya dan umat islam umumya di wilayah kabupaten Tuban agar tetap tenang jangan mudah terprovokasi adanya isu-isu yang tidak jelas kebenarannya dan sengaja dimunculkan oleh kepentingan-kepentingan golongan tertentu.
“Para ulama dan tokoh masyarakat khususnya warga NU jangan mau di adu domba, dan NU Tuban berkomitmen untuk menjaga keamanan bersama Polres Tuban,”tegas Rois Syuriah Kabupaten Tuban KH. Kholilur Rohman. (ain)












