Example floating
Example floating
Tekno Digi

Revolution! SATRIA-1 Membuka Akses Internet Gratis di Daerah 3T!

Alfi Fida
×

Revolution! SATRIA-1 Membuka Akses Internet Gratis di Daerah 3T!

Sebarkan artikel ini
Revolution! SATRIA-1 Membuka Akses Internet Gratis di Daerah 3T!
Revolution! SATRIA-1 Membuka Akses Internet Gratis di Daerah 3T!

MEMO

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan ketersediaan internet gratis di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T) melalui satelit SATRIA-1 yang tengah melalui tahap pengujian sebelum operasi penuh pada akhir tahun ini.

Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik

Peluncuran satelit ini menggunakan roket SpaceX, menjanjikan akses internet yang lebih luas dan berpotensi menghubungkan masyarakat 3T dengan dunia digital.

Optimisme BAKTI Kominfo: Tahapan SATRIA-1 Menuju Operasi Penuh

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memastikan ketersediaan internet secara gratis di beberapa tempat seperti sekolah, rumah sakit, kantor pemerintah, pos Polri, dan TNI di daerah-daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Keyakinan ini muncul setelah berhasil diluncurkannya satelit SATRIA-1 menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX pada Senin (19/6) pagi WIB. Pada Selasa (31/10), Satelit SATRIA-1 telah resmi berada pada orbit geostasioner di 146° Bujur Timur, yang berada tepat di atas Pulau Papua.

Fadhilah Mathar, Direktur Utama BAKTI Kominfo, menyatakan bahwa satelit ini masih memerlukan beberapa tahap pengujian sebelum dapat beroperasi penuh pada akhir tahun ini.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

“Untuk mencapai tahap operasi penuh pada akhir Desember 2023, SATRIA-1 akan melalui serangkaian tahapan berikutnya, termasuk sesi integrasi dan pengujian segmen satelit dan segmen ruas bumi,” ungkapnya dalam keterangan tertulis pada Selasa (5/12).