Kediri, MEMO -Masuk dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) VII Lembaga Dakwah Islam Indonesia,(LDII), Kota Kediri tahun 2025 digelar Seminar Peningkatan Kapasitas Pemuda Kota Kediri berlangsung di Gedung DMC lantai 5 Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Minggu, (28/12/2025).

Menghadirkan narasumber, Aries Ahmad Chudori dari Dinas Kebudayaan , Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga,(Budparpora),Kota Kediri , M.Ibadullah,Ketua KNPI dan M Asyhari Sekretaris LDII Kota Kediri bertujuan menyiapkan pemuda Kota Kediri yang mandiri, religius dan berakhlaqul karimah, sebagai generasi penerus bangsa.
Baca Juga: Arus Balik Libur Nataru 2025/2026, Berikut Beberapa Stasiun KA Yang Jadi Favorit Penumpang
“Jika karakter pemuda yang dibangun dari LDII bisa diberikan kepada di Kota Kediri, tentu ini akan sangat membantu kemajuan kota itu sendiri,”ucap H Agung Riyanto, Ketua LDII Kota Kediri masa Bhakti 2025-2030.
Lebih lanjut Agung menyitir ucapan Salman Alfarisi salahsatu sahabat Nabi Muhammad SAW asal Persia yang mengatakan peradaban manusia akan baik tatkala ada dua generasi yang saling berkesinambungan.
Baca Juga: Kejari Kota Kediri Mutasi, Theresia Tri Widorini Geser Berganti Rivo Chandra Makarupa
“Negara akan baik jika ada generasi tua dan ada generasi muda yang senantiasa mau belajar kepada yang tua,”tuturnya.
Tetapi sebaliknya, menurut Agung, negara akan rusak bila tidak ada kedua generasi tersebut atau ketidak ada sinergi diantara keduanya.
Baca Juga: Pasca Dicuri, KAI Daop 7 Madiun Cepat Perbaiki dan Lengkapi Baut Penambat Guna Keselamatan Penumpang
Namun demikian dikatakan Agung, secara keseluruhan, konsep kepemudaan LDII mengintegrasikan pembinaan internal yang kuat dengan keterbukaan dan kontribusi eksternal, dengan tujuan menciptakan pemuda-pemudi yang tidak hanya saleh secara agama, tetapi juga kompeten dan bertanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.












