Example floating
Example floating
Home

Ini Rahasia VinFast Menguasai Pasar Mobil di Indonesia dan India!

Alfi Fida
×

Ini Rahasia VinFast Menguasai Pasar Mobil di Indonesia dan India!

Sebarkan artikel ini
Ini Rahasia VinFast Menguasai Pasar Mobil di Indonesia dan India!
Ini Rahasia VinFast Menguasai Pasar Mobil di Indonesia dan India!

MEMO

Perusahaan mobil VinFast asal Vietnam berencana merambah pasar otomotif di Indonesia dan India dengan mendirikan pabrik manufaktur CKD. Mereka memiliki ambisi besar untuk menjangkau 50 pasar pada akhir tahun 2024.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Rencana ekspansi ini didukung oleh investasi sebesar $1,2 miliar dan penghematan modal sekitar $400 juta. Bagaimana VinFast mempersiapkan diri untuk berkompetisi di pasar otomotif terbesar di dunia?

Perusahaan Vietnam Berencana Bangun Pabrik Baru untuk Ekspansi Global

Perusahaan otomotif asal Vietnam berencana mendirikan fasilitas manufaktur di Indonesia dan India dengan tujuan mengakses 50 pasar pada akhir tahun 2024. Saat ini, perusahaan tersebut sedang menantikan investasi sebesar $1,2 miliar atau sekitar Rp 18,8 triliun (dengan kurs Rp 15.600) dari pendirinya dan pihak lain.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Dalam dokumen pengajuan sekuritas yang dilaporkan oleh Nikkei Asia, VinFast telah melakukan optimasi terhadap rencana belanja modal (capital expenditure/capex) untuk manufaktur, yang diharapkan akan menghasilkan penghematan sekitar $400 juta.

Dana ini nantinya akan digunakan untuk mendirikan pabrik CKD (Completely Knocked Down) di Indonesia dan India.

Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat

“Penghematan ini diharapkan akan digunakan untuk mendirikan pabrik CKD di Indonesia, yang merupakan negara dengan populasi terpadat di Asia Tenggara, serta di India, pasar otomotif terbesar ketiga di dunia,” ujar perusahaan tersebut pada Senin (9/10/2023), seperti yang dikutip oleh Nikkei Asia.

Mobil CKD adalah mobil baru yang dirakit di negara tujuan, dalam hal ini, Indonesia dan India. Artinya, VinFast berencana untuk mengirimkan unit-unit tersebut dari Hai Phong, Vietnam, dan merakitnya di fasilitas mereka di India dan Indonesia.

Perusahaan berambisi untuk memiliki kapasitas produksi sebanyak 50.000 kendaraan listrik per tahun untuk setiap pabrik, dengan produksi yang dijadwalkan dimulai pada tahun 2026.

Investasi Miliaran Dollar, Produksi 50.000 Kendaraan Per Tahun: Rencana VinFast

Pada bulan Mei, VinFast telah mengumumkan rencananya untuk menjual kendaraan listrik di seluruh wilayah Asia Tenggara, selain Eropa dan Kanada.

Perusahaan ini juga mencatat sejarah pada bulan Agustus sebagai perusahaan Vietnam pertama yang melakukan penawaran saham perdana (IPO) di Amerika Serikat.

“VinFast bergerak menuju jalur yang lebih baik dalam mencapai profitabilitas dan berada dalam posisi yang kuat untuk memperluas ke pasar-pasar strategis seperti Indonesia dan India,” ungkap David Mansfield, Chief Financial Officer VinFast.

Rencana ekspansi pabrik VinFast ke pasar Indonesia telah diketahui oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo, mengungkapkan bahwa perwakilan VinFast telah menyatakan minatnya dan sedang menjalin komunikasi dengan industri otomotif di Indonesia.

“Benar, namun saat ini belum ada rencana untuk membangun pabriknya di Indonesia. Namun, kami berharap agar VinFast tidak hanya menjual kendaraan di sini, tetapi juga mendirikan pabrik langsung di Indonesia,” kata Kukuh.

Dia menambahkan, “Kami memiliki semangat untuk mencapai swasembada, jadi jika mereka memiliki segmen pasar yang sesuai, kami akan mendukung pembuatan kendaraan di sini.”

VinFast Siap Ekspansi ke Indonesia dan India dengan Rencana Pabrik Baru

Namun, kendala terbesar mereka saat ini adalah kebijakan pemerintah di Indonesia yang mendorong produsen otomotif untuk juga membangun pabrik di dalam negeri. Gaikindo berharap agar VinFast tidak hanya menjual kendaraan di Indonesia, tetapi juga mendirikan pabrik produksi langsung.

Sementara VinFast belum memiliki rencana pasti untuk pembangunan pabrik di Indonesia, semangat untuk mencapai swasembada otomotif tetap menggelora. Semua ini memunculkan pertanyaan: apakah VinFast akan mampu memenuhi ambisinya dan bersaing di pasar otomotif Indonesia dan India yang kompetitif? Hanya waktu yang akan menjawabnya.