Namun, semua risiko ini dapat dicegah dengan pemberian imunisasi atau vaksin DPT. Gejala batuk yang disebabkan oleh bakteri biasanya berlangsung selama 6 minggu, disertai dengan gejala seperti demam, batuk dengan dahak berwarna hijau hingga kekuningan. Pengobatan batuk yang disebabkan oleh bakteri memerlukan penggunaan antibiotik.
Demikianlah perbedaan antara batuk yang disebabkan oleh virus dan batuk yang disebabkan oleh bakteri. Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk Anda.
Perbedaan Batuk karena Virus dan Batuk karena Bakteri: Penjelasan dan Pengobatannya
Dalam penutup, kita telah memahami perbedaan antara batuk yang disebabkan oleh virus dan batuk yang disebabkan oleh bakteri. Batuk karena virus sering disertai dengan pilek, sakit tenggorokan, demam, dan kelelahan, sementara batuk karena bakteri seperti batuk rejan memiliki gejala yang lebih serius dan memerlukan pengobatan antibiotik.
Imunisasi DPT dapat mencegah risiko batuk rejan, terutama pada bayi. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis yang tepat agar dapat mengambil tindakan yang sesuai dalam menghadapi batuk ini. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan mengenali gejala dan penanganan yang sesuai sesuai dengan penyebab batuknya.
Baca Juga: Manfaat Segar Air Kelapa Tak Selalu Universal, Perhatikan Kondisi Ini Sebelum Minum












