Example floating
Example floating
Home

Ini Rahasia Suksesnya! Sri Hartarty Bangkit dengan Kerajinan Kain Sasirangan!

Alfi Fida
×

Ini Rahasia Suksesnya! Sri Hartarty Bangkit dengan Kerajinan Kain Sasirangan!

Sebarkan artikel ini
Ini Rahasia Suksesnya! Sri Hartarty Bangkit dengan Kerajinan Kain Sasirangan!
Ini Rahasia Suksesnya! Sri Hartarty Bangkit dengan Kerajinan Kain Sasirangan!

MEMO

Sri Hartarty, seorang pelanggan ultra mikro (UMi) yang dibina oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), telah menciptakan kisah inspiratifnya sendiri dalam dunia kerajinan kain sasirangan. Dengan tekad dan dukungan dari PNM, Sri Hartarty berhasil mengembangkan bisnisnya dari awal yang sederhana hingga menjadi sukses dalam produksi dan pemasaran kain sasirangan.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Pelajaran berharga tentang perjalanan Sri Hartarty memberikan wawasan tentang peran penting PNM dalam mendukung masyarakat UMi.

Dukungan PNM dan Perjuangan Sri Hartarty dalam Bisnis Kain Sasirangan

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, dengan tulus mengungkapkan penghargaannya terhadap salah satu pelanggan ultra mikro (UMi) yang dibina oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yaitu Sri Hartarty, yang berhasil menjalankan dan mengembangkan bisnisnya di bidang kerajinan kain sasirangan.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Ungkapan apresiasi ini disampaikan oleh Suahasil saat beliau berkunjung ke Kalimantan Selatan pada tanggal 29 September.

Toko kerajinan kain sasirangan milik Sri Hartarty berada di Sungai Jingah, Banjarmasin. Suahasil juga menekankan pentingnya bagi PNM untuk terus mendukung dan membina kelompok ultra mikro serta membantu dalam pemasaran produk-produk yang telah mereka hasilkan.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Beliau berharap PNM dapat terus memberikan pembiayaan dan pendampingan yang diperlukan kepada nasabahnya agar mereka dapat menjadi lebih mandiri, sehingga terjadi peningkatan kualitas dan status sosial mereka. Hal ini sangat penting mengingat PNM telah memiliki 14,8 juta nasabah per Agustus 2023.

Selama kunjungan tersebut, Sri Hartarty diberi kesempatan untuk memperlihatkan cara menjulurkan kain dari kain berwarna putih kepada Suahasil. Proses menjulurkan kain ini merupakan bagian yang paling rumit dalam pembuatan kain sasirangan.

Sri menjelaskan bahwa menjulurkan kain dengan motif yang rumit bahkan bisa memakan waktu hingga satu bulan. Ia juga dengan bangga memperlihatkan bagaimana kain putih dapat diubah menjadi kain sasirangan yang berwarna-warni.

Selama ini, Sri Hartarty aktif mengikuti berbagai program pendampingan yang diselenggarakan oleh PNM, seperti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) Bermakna dan program Pelatihan Kapasitas Usaha (PKU). Dengan dukungan permodalan dari PNM, Sri berhasil menambahkan berbagai variasi produk di toko kerajinannya, termasuk kain, baju kemeja, gaun, kerudung, hingga mukena.

Jika pada awalnya bisnisnya hanya mampu menjual beberapa potong kain per bulan, kini ia mampu mengirim ratusan pesanan per bulan.

Pandemi Tantangannya, Sri Hartarty Raih Kesuksesan Berkat PNM

Perjalanan sukses Sri Hartarty ini mencerminkan peran penting yang dimainkan oleh PNM dalam membantu masyarakat UMi. Sri memulai bisnisnya dengan meminjam Rp2 juta dari PNM, dan sekarang jumlah pinjamannya telah berkembang menjadi Rp5 juta.

Sri juga mengakui bahwa pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan pada usahanya, namun PNM tetap kuat dengan pertumbuhan jumlah nasabah yang terus meningkat. Pada saat yang sama, Sri Hartarty memutuskan untuk bergabung dengan program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Ia berharap agar bukan hanya nasabah PNM, tetapi juga ibu-ibu yang memiliki potensi di seluruh Indonesia, dapat merasakan dampak positif dalam membangun usaha mereka bersama PNM Mekaar.

Sekretaris Perusahaan, Dodot Patria Ary, menjelaskan bahwa PNM, sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi) bersama PT Pegadaian dan PT Bank Rakyat Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk memberdayakan nasabahnya melalui pembiayaan dan pendampingan.

Dodot menekankan bahwa pembiayaan dan pendampingan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Kisah Inspiratif Sri Hartarty: Sukses dalam Kerajinan Kain Sasirangan Berkat Dukungan PNM

Kisah sukses Sri Hartarty adalah inspirasi bagi banyak orang, terutama para ibu-ibu yang memiliki potensi dalam bisnis. Dengan harapan agar semakin banyak individu dapat merasakan dampak positif dalam membangun usaha mereka, Sri Hartarty bergabung dengan program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Melalui kisahnya, kita dapat menyimpulkan bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah, seperti yang dilakukan oleh PNM, dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan masyarakat UMi di Indonesia.