Example floating
Example floating
Home

Ini Rahasia Suksesnya! Sri Hartarty Bangkit dengan Kerajinan Kain Sasirangan!

Alfi Fida
×

Ini Rahasia Suksesnya! Sri Hartarty Bangkit dengan Kerajinan Kain Sasirangan!

Sebarkan artikel ini
Ini Rahasia Suksesnya! Sri Hartarty Bangkit dengan Kerajinan Kain Sasirangan!
Ini Rahasia Suksesnya! Sri Hartarty Bangkit dengan Kerajinan Kain Sasirangan!

MEMO

Sri Hartarty, seorang pelanggan ultra mikro (UMi) yang dibina oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), telah menciptakan kisah inspiratifnya sendiri dalam dunia kerajinan kain sasirangan. Dengan tekad dan dukungan dari PNM, Sri Hartarty berhasil mengembangkan bisnisnya dari awal yang sederhana hingga menjadi sukses dalam produksi dan pemasaran kain sasirangan.

Baca Juga: Langkah Strategis Pemkab Magetan Dorong Sayur Lokal Masuk SPPG Siap Edukasi Petani Agar Sesuai PSAT BGN Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

Pelajaran berharga tentang perjalanan Sri Hartarty memberikan wawasan tentang peran penting PNM dalam mendukung masyarakat UMi.

Dukungan PNM dan Perjuangan Sri Hartarty dalam Bisnis Kain Sasirangan

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, dengan tulus mengungkapkan penghargaannya terhadap salah satu pelanggan ultra mikro (UMi) yang dibina oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yaitu Sri Hartarty, yang berhasil menjalankan dan mengembangkan bisnisnya di bidang kerajinan kain sasirangan.

Baca Juga: Satpol PP Kediri Asah Ketangkasan Anggota Satlinmas Kabupaten Kediri

Ungkapan apresiasi ini disampaikan oleh Suahasil saat beliau berkunjung ke Kalimantan Selatan pada tanggal 29 September.

Toko kerajinan kain sasirangan milik Sri Hartarty berada di Sungai Jingah, Banjarmasin. Suahasil juga menekankan pentingnya bagi PNM untuk terus mendukung dan membina kelompok ultra mikro serta membantu dalam pemasaran produk-produk yang telah mereka hasilkan.

Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik

Beliau berharap PNM dapat terus memberikan pembiayaan dan pendampingan yang diperlukan kepada nasabahnya agar mereka dapat menjadi lebih mandiri, sehingga terjadi peningkatan kualitas dan status sosial mereka. Hal ini sangat penting mengingat PNM telah memiliki 14,8 juta nasabah per Agustus 2023.

Selama kunjungan tersebut, Sri Hartarty diberi kesempatan untuk memperlihatkan cara menjulurkan kain dari kain berwarna putih kepada Suahasil. Proses menjulurkan kain ini merupakan bagian yang paling rumit dalam pembuatan kain sasirangan.

Sri menjelaskan bahwa menjulurkan kain dengan motif yang rumit bahkan bisa memakan waktu hingga satu bulan. Ia juga dengan bangga memperlihatkan bagaimana kain putih dapat diubah menjadi kain sasirangan yang berwarna-warni.

Selama ini, Sri Hartarty aktif mengikuti berbagai program pendampingan yang diselenggarakan oleh PNM, seperti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) Bermakna dan program Pelatihan Kapasitas Usaha (PKU). Dengan dukungan permodalan dari PNM, Sri berhasil menambahkan berbagai variasi produk di toko kerajinannya, termasuk kain, baju kemeja, gaun, kerudung, hingga mukena.