MEMO,Tuban: Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Tuban, Ahmad Munir, Kakankemenag Tuban, mengungkapkan rahasia sukses bagi Kepala Madrasah.
Artikel ini akan membahas lima kompetensi utama yang perlu dimiliki oleh para pemimpin madrasah untuk mencapai kesuksesan dalam pengelolaan lembaga pendidikan.
Ahmad Munir Ungkap Kunci Peningkatan Kompetensi Kepala Madrasah
Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Kabupaten Tuban dan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah Negeri 2 telah mengadakan sebuah kegiatan yang berjudul “Pembinaan Peningkatan Kompetensi Supervisi Manajerial Bagi Pengawas Madrasah dan Kepala Madrasah Dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan” di Hotel Rejeki Sarangan. Kegiatan ini dipimpin oleh Kakankemenag Tuban, Ahmad Munir.
Dalam sambutannya, Munir menjelaskan peran dan fungsi yang berbeda antara pengawas dan kepala madrasah.
Kegiatan Pembinaan Kompetensi Supervisi Manajerial di Tuban
Namun, ia menekankan bahwa keduanya, baik pengawas maupun kepala madrasah, adalah pendidik yang perlu terus mengembangkan dan meningkatkan kompetensinya masing-masing. Untuk itu, mereka perlu memiliki komitmen yang kuat dan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi mereka, yang akan memberikan manfaat bagi madrasah atau lembaga mereka.
Munir menyampaikan bahwa ada lima kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang Kepala Madrasah, yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kompetensi kewirausahaan, kompetensi supervisi, dan kompetensi sosial.
Baca Juga: Buntut Kasus Dugaan Kasus Ijazah Palsu Dewan di Kediri, KPU Silakan Bila Ada Pihak Yang Akan Gugat
Menurutnya, untuk membangun madrasah yang baik, langkah pertama adalah memiliki seorang pemimpin yang profesional. Ia juga mengingatkan peserta untuk belajar menjadi diri mereka sendiri dan memahami posisi masing-masing dalam hierarki madrasah. Kepala Madrasah harus tampil sesuai dengan perannya, begitu pula dengan pengawas.
Pengawas dilihat sebagai konsultan madrasah yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan pembinaan kepada kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan lembaga sesuai dengan bidangnya. Sementara itu, Kepala Madrasah harus fokus pada manajemen madrasah dan tidak terlalu terlibat dalam hal-hal yang tidak relevan dengan tugasnya.
Munir juga menekankan pentingnya pemimpin yang dicintai, dipercayai, dapat membimbing, memiliki kepribadian yang baik, dan bersifat abadi.












