Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Kekhawatiran Para Bendahara Negara G20 Terhadap Krisis Global
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
Krisis Pangan dan Energi, Ancaman di Balik Kondisi Global Tidak Menentu
Menteri Keuangan Sri Mulyani membagikan pengalamannya saat menghadiri pertemuan dengan rekan-rekan menteri keuangan dari negara-negara anggota G20 di India beberapa waktu yang lalu.
Dia menyatakan bahwa suasana di antara para bendahara negara tersebut terlihat kurang ceria, bahkan cenderung cemas. Hal ini tak mengherankan mengingat mereka tengah dihadapkan pada situasi global yang penuh ketidakpastian.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat
Sri Mulyani menyoroti bahwa kondisi dunia saat ini tidak dalam keadaan yang baik-baik saja. Ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina telah menyebabkan krisis di sektor pangan dan energi, yang berdampak luas di berbagai negara.
Seluruh anggaran negara G20 tampak terkuras habis. Mereka harus mengambil kebijakan fiskal yang berat untuk melindungi kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Terbaru Jelang Pencairan Tahap II April
“Mereka harus berurusan dengan defisit yang besar dan tingginya rasio utang. Tidaklah mengherankan bila para menteri keuangan terlihat murung ketika bertemu,” jelas Sri Mulyani saat menghadiri acara IDE Conference Katadata pada hari Kamis, 20 Juli.
Prestasi Luar Biasa! Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Di Atas 5 Persen Selama 6 Kuartal
Namun, di tengah situasi yang sulit, Sri Mulyani bangga menyampaikan bahwa Indonesia tetap menjadi sorotan positif di mata para menteri keuangan negara G20.












