Anies mengatakan, “Apa yang sedang ditunjukkan kepada bangsa ini? Bangsa ini banyak yang bertanya, mungkin berubah di ujung, mungkin berubah di tengah, karena sudah terlalu sering kita ditunjukkan pada inkonsistensi. Kita sering ditunjukkan pada sikap berubah di tengah jalan.”
Lebih lanjut, Anies menekankan pentingnya konsistensi, keteguhan, dan keselarasan antara perkataan dan tindakan. Ia melihat bahwa saat kata-kata seringkali dipertanyakan, bangsa Indonesia tengah menghadapi ketidakpastian.
Perubahan yang diusung oleh pasangan AMIN, menurut Anies, adalah tentang mengembalikan kepercayaan publik pada proses politik dan memulihkan kepercayaan rakyat pada para pemimpinnya.
Perlu dicatat bahwa pada hari ini, AMIN akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan langkah ini akan diikuti oleh pasangan calon presiden dan calon wakil presiden lainnya, yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang merupakan bagian dari Koalisi PDIP.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik
AMIN dan Koalisi Perubahan: Misi untuk Mengubah Diam Menjadi Aksi
Deklarasi AMIN sebagai calon presiden dan calon wakil presiden adalah langkah awal dalam perjalanan menuju perubahan yang lebih baik. Mereka berkomitmen untuk mengembalikan kepercayaan publik pada proses politik dan pada para pemimpinnya.
Dengan langkah-langkah yang mereka ambil, AMIN dan Koalisi Perubahan ingin mengubah diam menjadi aksi yang akan membawa Indonesia ke masa depan yang lebih cerah.
Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Lokasi Bencana Longsor, Dua Polisi Terhimpit Truk Militer












