Example floating
Example floating
Home

Prestasi Luar Biasa Gibran di Solo! Ekonomi Melesat, Tapi Ada Masalah?

Alfi Fida
×

Prestasi Luar Biasa Gibran di Solo! Ekonomi Melesat, Tapi Ada Masalah?

Sebarkan artikel ini
Prestasi Luar Biasa Gibran di Solo! Ekonomi Melesat, Tapi Ada Masalah?
Prestasi Luar Biasa Gibran di Solo! Ekonomi Melesat, Tapi Ada Masalah?

MEMO

Kinerja ekonomi Kota Solo di bawah kepemimpinan Walikota Gibran Rakabuming Raka menarik perhatian, terutama dalam persiapan jelang Pemilihan Presiden 2024. Dalam artikel ini, kami akan merangkum data-data kunci yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi Solo dan fluktuasi tingkat inflasi selama masa pemerintahan Gibran.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Mari kita lihat gambaran keseluruhan mengenai pencapaian ekonomi Solo dan bagaimana tingkat inflasi berubah selama beberapa tahun terakhir.

Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Inflasi di Era Gibran

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi diumumkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2024. Pengumuman ini dibuat setelah para ketua umum partai Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang merupakan pendukung Prabowo, bertemu di Kertanegara pada malam Minggu, tanggal 22 Oktober.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Gibran saat ini telah menjabat sebagai wali kota Solo selama kurang dari tiga tahun. Ia mulai menjabat pada Januari 2021. Ketika pertama kali menjabat, Gibran menyatakan bahwa prioritasnya adalah mempercepat pemulihan ekonomi dan menangani masalah kesehatan yang menjadi fokus utamanya.

Beberapa waktu belakangan, Gibran mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi di Solo meningkat menjadi 6,25 persen pada tahun 2022 di bawah kepemimpinannya. Gibran mengungkapkan bahwa saat pertama kali menjabat sebagai wali kota, pertumbuhan ekonomi di Solo mengalami penurunan sebesar 1,74 persen. Namun, setelah Gibran memimpin, ekonomi Solo tumbuh hingga mencapai 6,25 persen.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Gibran menyatakan, “Waktu pertama kali saya menjabat, pertumbuhan ekonominya mengalami penurunan 1,74 persen, sekarang kita di Jawa termasuk yang paling tinggi, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,25 persen. Rata-rata nasional hanya 5,3 persen. Kami menganggap tanggung jawab ini sangat serius.”

Lalu, bagaimana perkembangan ekonomi Solo di bawah kepemimpinan Gibran menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS)? Pada tahun 2022, perekonomian Kota Surakarta, yang dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada dasar harga berlaku, mencapai Rp55.964,8 miliar.

Pertumbuhan ekonomi Surakarta pada tahun yang sama mencapai 6,25 persen, yang merupakan peningkatan dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2021 sebesar 4,01 persen.

Kinerja Ekonomi Solo di Bawah Gibran Rakabuming Raka: Data dan Tantangan

Dari segi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor transportasi dan pergudangan, dengan pertumbuhan sebesar 131,39 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, kenaikan tertinggi dicatat oleh komponen pengeluaran konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga, yaitu sebesar 5,85 persen.

Secara struktural, sektor konstruksi mendominasi struktur ekonomi Kota Surakarta pada tahun 2022 dengan kontribusi sebesar 25,94 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mendominasi dengan kontribusi sebesar 64,29 persen.

Dalam hal inflasi, selama kepemimpinan Gibran, tingkat inflasi mengalami peningkatan tahunan. Inflasi di Solo mencapai 2,58 persen pada tahun 2021, angka ini lebih tinggi dari inflasi tahun sebelumnya yang hanya mencapai 1,38 persen. Pada tahun 2022, tingkat inflasi melonjak menjadi 7,03 persen.

Untuk tahun 2023, tingkat inflasi secara bulanan mencapai 0,32 persen pada bulan Januari, kemudian naik menjadi 0,48 persen pada bulan Februari. Pada bulan Maret, tingkat inflasi turun menjadi 0,24 persen, dan kembali naik sedikit menjadi 0,27 persen pada bulan April.

Pada bulan Mei, inflasi turun menjadi 0,19 persen, dan kembali turun menjadi 0,09 persen pada bulan Juni. Kemudian, tingkat inflasi naik menjadi 0,31 persen pada bulan Juli. Inflasi kembali turun menjadi 0,03 persen pada bulan Agustus, namun naik lagi menjadi 0,42 persen pada bulan September.

Kinerja Ekonomi Solo di Bawah Gibran Rakabuming Raka: Perbandingan Data dan Inflasi

Namun, di samping pencapaian positif tersebut, tingkat inflasi di Solo juga mengalami fluktuasi selama masa pemerintahan Gibran. Tingkat inflasi yang cenderung naik menjadi perhatian. Angka inflasi mencapai 2,58 persen pada tahun 2021 dan melonjak hingga 7,03 persen pada tahun 2022.

Tingkat inflasi bulanan juga mengalami variasi. Dengan data-data ini, dapat disimpulkan bahwa ekonomi Solo di bawah kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka menunjukkan pertumbuhan yang kuat, tetapi juga menghadapi tantangan dalam mengendalikan tingkat inflasi yang fluktuatif.