Namun demikian, Ronny menilai bahwa target Prabowo mungkin terlalu ambisius, terutama jika tidak diikuti dengan kebijakan-kebijakan ekonomi yang fundamental dan berbeda secara substansial dari pendekatan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Tanpa perubahan strategis yang jelas dalam pembangunan ekonomi nasional, mencapai target pertumbuhan di atas 7 persen akan sangat sulit. Memperkuat narasi ‘keberlanjutan’ dari pemerintahan sebelumnya saja tidak akan cukup,” imbuhnya.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Ronny juga mengingatkan bahwa meskipun Jokowi pada awalnya juga menargetkan pertumbuhan ekonomi 7 persen, namun target tersebut tidak tercapai hingga hampir akhir masa jabatannya.
“Dengan strategi yang sedikit berubah dari pendekatan ekonomi sebelumnya, Prabowo mungkin hanya akan mengulangi capaian yang sudah diperoleh sebelumnya, yaitu pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen,” tegasnya.
Namun demikian, Ronny mengapresiasi optimisme Prabowo yang dapat membangkitkan semangat dan harapan baru dalam perekonomian Indonesia. Ia berharap bahwa ke depannya, tim ekonomi Prabowo dapat mengembangkan strategi yang lebih konkret dan komprehensif untuk mencapai visi tersebut.
“Diharapkan bahwa keberanian Prabowo ini akan menjadi titik awal yang baik, dan saat memimpin nanti, tim ekonominya dapat lebih rinci dalam menjelaskan langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan yang diinginkan,” pungkasnya.
Baca Juga: Jual Togel, Warga Ngadirejo Ngadiluwih ditangkap Polisi
Visi Ekonomi Prabowo Subianto: Antara Ambisi Tinggi dan Tantangan Nyata
Meskipun Prabowo menegaskan keyakinannya dan merencanakan kelanjutan program-program strategis seperti hilirisasi industri dan swasembada pangan, sebagian analis skeptis terhadap kemungkinan mencapai pertumbuhan ekonomi yang melebihi 7 persen tanpa perubahan kebijakan yang fundamental. Ronny P Sasmita dari ISEAI menyoroti perlunya strategi ekonomi yang lebih konkret dan berbeda untuk menghindari jebakan pertumbuhan rendah.
Meskipun demikian, ia mengapresiasi semangat optimisme Prabowo yang dapat membangkitkan harapan baru dalam perekonomian Indonesia. Diharapkan bahwa keberanian Prabowo ini menjadi langkah awal yang positif, dengan harapan tim ekonominya dapat mengembangkan langkah-langkah lebih detail untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dijanjikan.












