Pos Bloc Surabaya secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat melalui acara soft launching yang diselenggarakan di Gedung Pos Bloc, Jalan Kebonrojo, Kota Surabaya. Soft launching ini dihelat melalui event yang diberi nama “Konseria Surabaya,” menjadi momen penting sebagai tanda pengenalan Pos Bloc Surabaya kepada masyarakat umum.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Acara tersebut bertujuan untuk menginformasikan bahwa kini telah ada ruang creative hub yang dapat dinikmati bersama.
Dalam acara tersebut, turut hadir tokoh-tokoh seperti Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Pariwisata & Ekonomi Angela Tanoesoedibjo, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R Djoemadi, SPV Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza, serta Division Head Corsec Bank BRI Agustya Hendy Bernadi.
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat
Puncak acara dimeriahkan oleh penampilan khusus dari grup band Armada dan Groovebox Story. Kehadiran komunitas-komunitas lokal seperti WISH Community, KKI, ASSB, JAKA, UMKM Mikro Surabaya, dan lainnya juga menjadi bagian dari acara tersebut.
Serangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke linimasa Pos Bloc dan area UMKM, dilanjutkan dengan mengunjungi museum Soekarno, dan diakhiri dengan acara musik. Acara ini mendapatkan dukungan dari Bank Rakyat Indonesia, Telkom Indonesia, dan Pos Indonesia.
Galery Soekarno dan Galery Pos: Jejak Sejarah di Pos Bloc Surabaya
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R Djoemadi menyatakan komitmennya dalam memberikan ruang kreatif bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha, komunitas, dan kalangan lainnya. Harapannya, keberadaan Pos Bloc Surabaya dapat memberikan dorongan bagi ekonomi masyarakat Surabaya.
Pos Bloc Surabaya, yang dibangun di atas lahan seluas 13.950 meter persegi, awalnya merupakan Kantor Pos Besar Surabaya yang merupakan Gedung cagar budaya bersejarah peninggalan Belanda selama 1,5 abad. Gedung ini memiliki sejarah penting sebagai tempat pendidikan Ir. Soekarno di Hogere Burger School (HBS).
Selain sebagai ruang kreatif, Pos Bloc Surabaya juga menampilkan Galery Soekarno sebagai bentuk memorabilia dari perjalanan sang Proklamator RI. Galery Pos yang hadir di dalamnya menampilkan berbagai benda pos seperti perangko, artefak peninggalan Pos dari masa lampau, hingga sepeda motor yang pernah digunakan oleh Pos Indonesia.
Direktur Utama menambahkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas Pos Bloc Surabaya, termasuk Galery Pos, yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang produk Pos Indonesia.
Pos Bloc Surabaya: Melampaui Batas Ruang dan Waktu untuk Menciptakan Masa Depan yang Berkilau
Dengan lahan seluas 13.950 meter persegi, Pos Bloc Surabaya menjadi tempat inspiratif yang tidak hanya menciptakan ruang bagi seniman dan pelaku bisnis lokal tetapi juga menyatukan masa lalu dan masa kini. Kehadiran Galery Soekarno dan Galery Pos memberikan dimensi sejarah yang tak ternilai, sementara konsep ruang kreatif Pos Bloc mencerminkan inovasi yang diperlukan untuk masa depan.
Sebagai langkah nyata dalam memberdayakan masyarakat Surabaya, Pos Bloc Surabaya diharapkan akan menjadi pusat pertemuan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.