Memo.co.id |
Polisi berpangkat Bripka, persoil dari Polres Sorong Kot, Papua Barat, nekat karen sudah gelap mata, menghabisi istrinya sendiri dengan cara menganiaya kemudian membakarnya. Pemicu aksi nekat polisi tersebut diduga terkait ekonomi. Pasangan suami istri keluarga bayangkara itu, hutangnya banyak dan sudah menumouk.
Baca Juga: Pasca Dicuri, KAI Daop 7 Madiun Cepat Perbaiki dan Lengkapi Baut Penambat Guna Keselamatan Penumpang
Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan mengungkapkan, kasus penganiayaan dan pembakaran ini diduga dipicu masalah ekonomi keluarga.
“Motifnya sendiri diduga masalah ekonomi. Karena sebelum kejadian, IPS sempat mengajukan pinjaman ke saya. Katanya ada keperluan keluarga. Tapi saya tidak setujui, karena pinjamannya terlalu tinggi, takutnya jadi masalah baru lagi,” ujarnya, Kamis (24/6/2021).
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berhasil Tangkap Pelaku Pencuri Baut Rel di Blitar, Humas : Ini Kejahatan Serius
Diketahui, Bripka IPS merupakan personel bagian logistik Polres Sorong Kota. BD merupakan istri kedua dari Bripka IPS. Dimana keduanya baru saja menikah sekitar tiga bulan. “IPS dengan istrinya baru menikah sekitar tiga bulan, BD sendiri merupakan istri kedua dari IPS,” terang Kapolres.












