Pada tahun 2023, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) terus menunjukkan pertumbuhan laba dan pendapatan yang positif. Prestasi ini dicapai melalui berbagai strategi efisiensi, penjualan uap dan listrik, serta pendapatan dari sumber lainnya. Perusahaan juga melakukan ekspansi dalam eksplorasi potensi panas bumi di Indonesia.
Laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit dan dipublikasikan pada 1 Maret 2024 menunjukkan bahwa laba bersih PGE pada tahun 2023 mencapai USD163,57 juta, meningkat sebesar 28.47% dari tahun sebelumnya. Pendapatan juga meningkat menjadi USD406,29 juta dari USD386,07 juta.
Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Lokasi Bencana Longsor, Dua Polisi Terhimpit Truk Militer
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy, Julfi Hadi, menyatakan bahwa pencapaian ini menegaskan komitmen dan konsistensi PGE dalam meningkatkan nilai perusahaan melalui berbagai upaya efisiensi dan optimalisasi aset produksi.
Kunci Kinerja Unggul PT Pertamina Geothermal Energy
Penjualan utama berasal dari area Kamojang, Ulubelu, Lahendong, Lumut Balai, dan Karaha. Meskipun demikian, beban penjualan hanya mengalami kenaikan kecil, menunjukkan konsistensi dalam mengendalikan biaya.
Baca Juga: Terdakwa Kasus Minyak Goreng Curhat Rumah Tangga Retak Akibat Pertanyaan Penyidik Kejagung
PGE juga berencana untuk terus melakukan ekspansi dengan mengoptimalkan wilayah kerja untuk meningkatkan kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) hingga 1 GW dalam 2 tahun mendatang.