Tidak hanya itu, survei ini juga mengungkapkan bahwa hanya sekitar 3 persen remaja AS yang secara rutin mengunjungi Facebook, sedangkan TikTok dan YouTube masing-masing memiliki sekitar 17 persen dan 16 persen pengunjung yang mengakses platform tersebut secara teratur.
Pew Research Center menekankan bahwa Facebook mengalami penurunan yang cukup tajam dalam hal penggunaan oleh remaja Amerika. Pada tahun 2014-2015, sekitar 71 persen remaja menggunakan Facebook, tetapi angka ini turun drastis menjadi hanya 33 persen saat ini.
Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Maaf, Netizen Tanggapi dengan Sindiran Pedas!
Seorang ahli konten Gen Z, Jules Terpak, menyatakan bahwa Facebook cenderung lebih diminati oleh generasi yang lebih tua, sementara generasi muda lebih memilih platform lain yang dianggap lebih menarik.
Dalam responsnya, Direktur Kemitraan Global untuk Meta di Asia Tenggara, Revie Sylviana, mengatakan bahwa Facebook tetap memiliki basis pengguna yang kuat di kalangan milenial meskipun trennya menurun di kalangan Gen Z. Meta terus berupaya meningkatkan relevansi dan keterlibatan pengguna di platform mereka.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Pergeseran Preferensi: Pengaruh Penurunan Penggunaan Facebook dan Meningkatnya Dominasi YouTube dan TikTok
Dengan tren ini, perusahaan dan pembuat konten harus terus berinovasi dan menyesuaikan strategi mereka untuk tetap relevan di era media sosial yang terus berkembang. Penting untuk memahami preferensi dan minat target audiens, serta menghasilkan konten yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dengan demikian, perusahaan dan individu dapat mempertahankan kehadiran mereka di dunia digital yang kompetitif ini.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu












