MEMO, Jakarta: Tim SAR sedang melakukan upaya pencarian yang intensif untuk menemukan keberadaan KM Farida Indah. Kapal ini dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan dari Timika, Papua Tengah ke Asmat, Papua Selatan.
Dalam muatannya, kapal tersebut membawa bahan bangunan dan delapan anak buah kapal.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Setelah melewati jadwal tiba yang telah ditentukan, kekhawatiran semakin meningkat ketika KM Farida Indah belum sampai di tujuan yang dituju. Pihak pemilik kapal telah melaporkan kejadian ini kepada pos SAR Timika.
Dengan koordinasi dari Basarnas Command Center Pusat, tim pencarian dikerahkan sesuai dengan prediksi SARMAP untuk menemukan keberadaan kapal dan para awaknya.
Pencarian Kapal Hilang: KM Farida Indah dalam Perjalanan dari Timika ke Asmat
Tim SAR sedang melakukan pencarian terhadap KM Farida Indah yang dilaporkan hilang kontak dalam perjalanan dari Timika, Papua Tengah ke Asmat, Papua Selatan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George L.M. Randang, mengatakan bahwa tim SAR saat ini sedang dikerahkan untuk mencari keberadaan KM Farida Indah.
Detail Perjalanan dan Kejadian Hilangnya KM Farida Indah
Kapal ini membawa muatan bahan bangunan dan memiliki delapan anak buah kapal yang berlayar dari Timika sejak Senin (19/6/2023) pukul 09:30 WIT. Kapal seharusnya tiba di Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat pada Selasa (20/6/2023) pukul 16:00 WIT.
Namun, pada Kamis (22/6/2023), kapal tersebut belum tiba di Agats, sehingga pemilik kapal melaporkannya ke pos SAR Timika.
Pencarian dilakukan pada Jumat (23/6/2023) sesuai dengan prediksi SARMAP. Tim pencarian ini dikirimkan oleh Basarnas Command Center Pusat.
Sebelumnya, setelah menerima laporan dari tim SAR gabungan, pihak terkait telah menurunkan tim untuk mencari menggunakan RB 217 Timika.
“Pencarian dilakukan hingga jarak 10 mil laut dari muara Poumako ke arah Pulau Tiga, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal tersebut,” kata Randang.
Delapan nama ABK KM Farida Indah adalah:
- Babak (50 tahun)
- Andi Suwardi (50 tahun)
- Doni (40 tahun)
- Abdul (40 tahun)
- Ahmad
- Undin
- Bakri
- Defi.
Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap KM Farida Indah belum membuahkan hasil. Tim SAR telah melakukan pencarian di sekitar muara Poumako dan Pulau Tiga dengan jangkauan hingga 10 mil laut, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal tersebut.
Keberlanjutan upaya pencarian akan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan kapal, awak kapal, dan muatan bahan bangunan yang dibawa.
Kasus hilangnya KM Farida Indah menjadi perhatian serius dan terus diupayakan untuk menemukan kebenaran di balik kejadian ini.












