Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Pemilik Akun dengan Nama Kasat Reskrim Polres Kediri Perdayai Janda Dua Anak

A. Daroini
×

Pemilik Akun dengan Nama Kasat Reskrim Polres Kediri Perdayai Janda Dua Anak

Sebarkan artikel ini

Kediri, Memo.co.id
Janda dua anak tak berdaya di hadapan Kasat Reskrim Polres Kediri AKP M Aldy Sulaeman. Setelah berkenalan dengan Kasat Reskrim melalui facebook, janda berinisial N kehilangan uang sebesar Rp. 400 juta. Uang tersebut ditransfer dari rekening janda kaya ke rekening pemilik akun facebook yang mengatasnamakan Aldy Sulaeman.

Baca Juga: Ketua LPPM Unisma Mengaku Tak Tahu Teknis Ujian Perangkat Desa Kabupaten Kediri yang Berujung Gagal

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP M. Aldy Sulaeman, menyatakan bahwa dia tidak pernah memiliki akun facebook. Pihaknya tidak membantah jika ada seseorang yang memanfaatkan namanya dengan cara menggunakan facebook untuk melakukan penipuan.

“Beberapa hari lalu ada ibu-ibu datang ke Polres Kediri. Tiba-tiba dia marah-marah dan mau mengambil dua anak-saya. Saya pun kaget. Kenapa dia mau mengambil anak saya. Lalu saya tanya, ibu ini siapa, apakah kenal sama saya. Katanya dia sudah lama kenal melalui facebook. Padahal saya tidak punya akun facebooke,” jelas M. Aldy Sulaeman.

Baca Juga: Ikbal Sermaf Sebut Ada Aktor Intelektual Dibalik Kasus Suap Perangkat Desa Kediri

Kepada Kasat Reskrim, korban mengaku, mengenal nama Aldy Sulaeman melalui facebook. Dimana, akun palsu tersebut, selain memakai nama M. Aldy Sulaeman, juga memasang foto mantan Kasat Reksirm Polres Tanjung Perak Surabaya itu.
Kepada korban, Aldy palsu mengaku, statusnya sebagai duda dan akan menyerahkan kedua anaknya untuk diasuh korban.

“Lambat laun mereka berkomunikasi. Selama itu pula, korban menstransfer uang kepada Aldy palsu itu. Kalau ditotal jumlahnya mencapai Rp 400 juta,” beber Aldy Sulaeman.

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Atas kejadian yang dialami N, Kasat Reskrim berjanji akan menyelidiki dan menangkap pelakunya. Pihaknya tengah melacak pemilik akun palsu tersebut dan sistem transaksi uang dari korban kepada pelaku. Dengan teknologi yang dimiliki kepolisian, pihaknya yakin dalam waktu tidak lama bisa mengungkap siapa yang menggunakan namanya sebagai akun palsu di facebook untuk melakukan penipuan. ( dmr )