“Dalam menghadapi kemarau panjang ini, kami sudah mengantisipasi dengan mendistribusikan tenda dan keran air ke sejumlah desa yang setiap tahunnya rentan mengalami kekeringan. Selain itu, kami juga menyiapkan mobil tangki untuk menyediakan pasokan air bersih,” ujar Heri.
Dalam menghadapi musim kemarau panjang yang diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober dan November 2023, BPBD Kabupaten Bangkalan telah mengambil langkah antisipatif.
Mereka telah memetakan 61 desa yang berpotensi terdampak kekeringan dan akan segera merencanakan distribusi tenda dan keran air ke desa-desa tersebut.
Selain itu, BPBD juga telah menyiapkan mobil tangki untuk memastikan pasokan air bersih tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Kejari Kota Kediri Mutasi, Theresia Tri Widorini Geser Berganti Rivo Chandra Makarupa
Dengan upaya ini, diharapkan dampak dari kemarau panjang dapat diminimalisir, dan masyarakat yang terdampak kekeringan dapat segera ditangani dengan baik.












