Memo, Jombang
Pemerintah Kota Jombang kini mengalokasikan dana kuarang lebih 18 Miliar untuk pembangunan yang difungsikan sebagai pusat pendidikan alternatif berbasis masyarakat.Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari sejumlah kalangan, termasuk beberapa tokoh pendidikan dan aktivis sosial di Jombang. Hal tersebut mereka mengingatkan agar penggunaan anggaran sebesar itu diawasi secara transparan dan amanah demi mencegah potensi penyimpangan.
Kini, kegiatan pembelajaran Sekolah Rakyat masih berlangsung pada gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung, tepatnya di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung. Sementara itu, lokasi yang sudah permanen yang direncanakan akan berada di area Terminal Barang, Desa Tunggorono.












