Perlu diketahui , seperti yang direncanakan daerah, ada tiga tempat yang dipilih untuk lokasi pembangunan terminal baru . Diantaranya eks kantor kecamatan Kertosono yang berada di utara perempatan traffic lihgt , area PDAM persisnya di barat perempatan traffic light dan yang satunya lagi daerah melirik halaman stadion Kertosono .
Dari ketiga alternatif itu , daerah sebenarnya tertarik memilih area lapangan sepak bola untuk dijadikan lokasi terminal baru . Selain lokasinya strategis juga jauh dari pemukiman penduduk . Tapi karena sesuatu hal yang belum terpecahkan , akhirnya rencana itu sementara berhenti .
Dikatakan Kepala bidang Angkutan di Dinas Perhubungan daerah , Nur Banra kendala yang dihadapi daerah karena masih ada tarik ulur dengan pihak pemerintahan desa Tembarak . ” Kades masih belum siap kalau aset desa tersebut diambil alih daerah untuk dijadikan terminal ,” terangnya kemarin .
Padahal masih dikatakan dia , dari tiga titik lokasi yang direncanakan untuk terminal bus yang masuk kreteria adalah area lapangan sepakbola. Sementara yang dua lokasi masih berbenturan dengan aturan andalalin ( analisa dampak lalu lintas ) . ” Menurut polisi didua lokasi tersebut sering terjadi kemacetan , lebih – lebih kalau menjelang atau pasca lebaran bisa dipastikan kelancaran lalu lintas terganggu ,” pungkasnya .( dhanny/adi )












