Jombang, Memo
Pelatihan Digital Marketing Untuk Pelaku Usaha. Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Jombang melangsungkan training digital marketing atau pemasaran digital untuk pelaku usaha, Rabu (24/5/2022), di Green Red Hotel Syariah Jombang. Acara yang diadakan dengan gratis ini untuk tingkatkan ekonomi warga Jombang saat alami pandemi Covid-19.
Baca Juga: 5 Pekerjaan Freelance Populer untuk Tambah Penghasilan di Era Digital
Training ini mendatangkan pembicara pembicara yang cukup kapabel, Yusuf Mauludin, yang disebut penulis buku Digital Fundraising dan Digital Power Corporation. Selainnya pelaku usaha, training gratis ini dituruti warga umum.
Yusuf Mauludin memulai materinya dengan lakukan pengamatan masalah yang dijumpai peserta saat lakukan digital pemasaran. Trainer pemegang lisensi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Nasional) ini yakini pada konsepnya beberapa peserta telah lakukan digital marketing, terutamanya lewat account sosial media yang dipakai.
Baca Juga: Era Karyawan Digital Tiba, Duolingo Pangkas Pekerja Kontrak, Prioritaskan Kecerdasan Buatan
“Sehingga kita analisis dahulu persoalan-permasalahan yang ada. Selanjutnya sosial media apa yang biasa dipakai dalam usaha digital marketing. Lantas kita analisis kekeliruan. Dari itu kita benahi beberapa langkah teknisnya agar dapat semakin sukses,” ungkapkan Yusuf Mauludin.
Menyampaikan materi itu berjalan gayeng. Karena dalam sampaikan pemaparannya Yusuf bergabung dengan peserta. Sudah pasti, beberapa peserta dengan mudah sampaikan pengalaman pahitnya saat lakukan marketing secara digital. Sama seperti yang dikatakan oleh pebisnis empon-empon Ny Narti dan Lailatul Hikmah. Mereka pernah terserang banned oleh Facebook. Hingga upayanya berpromosi di jagat maya harus berhenti.
Yusuf lalu menjelaskan dengan bertahap pada sesion pertama langkah membuat kerangka promo yang cocok lewat sosial media Facebook. Baik dari penyeleksian gambar produk, memisah pilihan kata, pengaturan kalimat sama sesuai aturan yang pas, dan sesuai keperluan dalam digital marketing. “Waktu posting harus juga tepat,” katanya.
Yusuf Mauludin, saat sampaikan materi Selain Yusuf Mulidin, training digital marketing itu didatangi Ketua Baznas Kabupaten Jombang, Didin A. Sholahudin. Saat buka acara itu Didin menjelaskan training Digital Marketing ini didominasi oleh angkatan Z yang mempunyai bentang umur 18 sampai 23 tahun. angkatan milenial yang umurnya di antara 24 sampai 40 tahun.
“Mereka ini angkatan produktif sebagai perintis pergerakan perubahan. Di Indonesia juga harus manfaatkan bonus demografi ini sehingga menjadi cikal akan peluang yang memberikan keuntungan. Telah waktunya mengganti langkah berpikir beberapa pelaku usaha yang tidak hanya Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM), tetapi pebisnis besar. Dengan begitu sudah tidak kembali bergantung pada kucuran bantuan. Tetapi mempunyai misi terang dan kepercayaan tinggi dalam jalankan bisnis,” jelas Didin.
Dia memberikan contoh, saat awal 2001 membangun lembaga pendidikan Roushon Fikr yang sekarang mempunyai asset lebih kurang Rp25 miliar. Walau sebenarnya, awalannya instansi pendidikan itu bermodal yang diberikan oleh ayahanda sejumlah Rp10 juta. Tetapi karena kepercayaan yang tinggi dan berani untuk usaha, pada akhirnya dapat bertahan sampai sekarang ini.
Peserta training digital marketing sedang memerhatikan penjabaran dari pembicara “Selainnya itu wajib dimengerti oleh beberapa pelaku usaha ialah 3E, kepanjangan dari education, engagement, dan employment. Mereka harus memiliki sebagai usaha jaga stabilitas usaha yang dijalani,” tegasnya.
Menurut Didin, education sangat penting ingat dalam kompetisi usaha diperlukan peningkatan soft kemampuan atau hard kemampuan. Nanti akan bermuara pada pembangun watak diri kita. Baik pada karakter performa dan karakter kepribadian.
“Sementara engagement atau keterlibatan ialah menggerakkan diri kita untuk masuk di di dalam ruangan atau komunitas publik yang sesuai kapabilitas dan ketertarikannya. Dan employment ialah harus memiliki loyalitas untuk membuat lapangan pekerjaan, buat menyerap tenaga kerja yang sekarang ini benar-benar berlimpah,” ujarnya.












