Kediri, Memo
Pasca-kerusuhan yang meluluhlantakkan sejumlah kantor pemerintahan dan kepolisian di Kota Kediri, pihak berwajib bergerak cepat. Kepolisian Resor (Polres) Kediri Kota telah mengamankan 14 orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut.
Namun, penangkapan ini baru permulaan, sebab polisi masih memburu aktor intelektual di balik kerusuhan masif ini.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra, menegaskan bahwa pihaknya sengaja belum merilis identitas para pelaku yang diamankan. “Hingga saat ini kami mengamankan ada 14 yang kami amankan.
Tapi kami belum rilis ya, kami sengaja belum rilis karena kami akan dalami siapa-siapa aktor intelektual di balik ini,” ucap Anggi usai melakukan patroli di lokasi-lokasi yang dirusak massa, Minggu (31/8/2025).
Anggi memastikan, semua pelaku akan ditindak tegas sesuai dengan perannya masing-masing, termasuk mereka yang terlibat dalam pembakaran. Salah satu pelaku yang diamankan bahkan terbukti melakukan pencurian sepeda motor milik personel di Mapolres Kediri Kota saat kerusuhan berlangsung.
“Salah satunya yang kita amankan adalah yang ingin mencuri sepeda motor atau menjarah sepeda motor,” ungkapnya.
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
Polisi berjanji akan menangkap semua pihak yang terlibat dalam pengrusakan, penjarahan, dan pembakaran semalam. Saat ini, proses pengumpulan dan inventarisasi data masih terus dilakukan untuk memperkuat penyelidikan.
“Kita masih melakukan kompulir data, kita masih inventarisir data-data yang kita perlukan. Nanti akan kita update perkembangannya,” pungkas Anggi, menegaskan komitmen untuk mengungkap tuntas dalang di balik kekacauan ini.












