Anda pasti familiar dengan kisah Putri Tidur versi Disney, namun bagaimana dengan cerita Pangeran Tidur? Di dunia nyata, ada seorang pria Arab yang telah dalam keadaan koma selama 18 tahun dan dikenal sebagai ‘sleeping prince’. Nama pria tersebut adalah Al-Waleed bin Khaled Al-Saud, seorang putra dari konglomerat Arab Saudi.
Ayahnya, Pangeran Khaled bin Talal, menolak untuk menghentikan penggunaan ventilator yang telah menjadi penopang hidup bagi Al-Waleed. Keluarganya masih memelihara harapan akan kesembuhan sang pangeran.
Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur
Pangeran Khaled sering kali ditanya mengapa ia tidak memutuskan untuk melepaskan alat-alat yang terpasang pada tubuh Al-Waleed. “Jika takdir menginginkannya, dia pasti sudah berada dalam kuburnya saat ini,” ucap Pangeran Khaled, seperti yang dilaporkan oleh The National News.
Apa yang terjadi pada Pangeran Al-Waleed sebelum ia menjadi ‘sleeping prince’?
Baca Juga: Fakta!!! Penumpang Daop 7 Madiun Meningkat 4,6 Persen pada Masa Nataru 2025/2026 Dibanding Tahun Sebelumnya
Semuanya dimulai dari sebuah kejadian tragis pada tahun 2005. Saat itu, Al-Waleed mengalami kecelakaan mobil ketika sedang menempuh pendidikan di London, Inggris. Kecelakaan itu menyebabkan cedera parah dan pendarahan di otaknya.
Kisah Panjang Al-Waleed bin Khaled Al-Saud, ‘Sleeping Prince’ Arab Saudi
Sejak saat itu, Al-Waleed tak pernah sadarkan diri. Sudah 18 tahun berlalu sejak sang pangeran terjebak dalam koma. Dalam kondisinya yang saat ini, ia dikenal sebagai ‘Pangeran Tidur’.
Selama ini, Al-Waleed hidup dengan bantuan alat medis. Meskipun telah mengalami koma selama hampir dua dekade, Pangeran Al-Waleed telah tercatat dua kali menggerakkan bagian tubuhnya, yaitu pada tahun 2019 dan 2020.