Example floating
Example floating
Daerah

Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Timur Dapat Diskon Corona Hingga 15 Persen

A. Daroini
×

Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Timur Dapat Diskon Corona Hingga 15 Persen

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Surabaya, Memo

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Tidak hanya program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang diperpanjang sampai 31 Juli 2020, Pemprov Jatim melalui Bapenda pula membagikan‘ diskon corona’ kepada pemilik kendaaran roda 2, roda 3, dasn roda 4 .

Pengurangan pokok pajak yang diberlakukan mulai Jumat( 12/ 6/ 2020) sampai 31 Juli 2020.“ Pengurangan pokok pajak buat roda 2 serta roda 3 dipotong 15 persen. Setelah itu, buat roda 4 ataupun lebih, terdapat pengurangan sebesar 5 persen,” kata Kepala Tubuh Pemasukan Wilayah( Bapenda) Provinsi Jatim, Boedi Prijo Soeprajitno kepada wartawan di Gedung Negeri Grahadi Surabaya, Rabu( 10/ 6/ 2020) malam.

Baca Juga: Banjir Berkah Program Spesial Ramadan 1447 H Bank Jatim Iftar Eksklusif KMG Berhadiah Umroh Hingga KPR Bunga 364 Persen Untuk Nasabah

“ Ini awal kali di Indonesia yang sedikit kurangi beban harus pajak. Gubernur Jatim masih atensi betul dengan masa pandemi ini, sebab terdapat beban berlebih di warga,” sambungnya.

Bagi Boedi, diskon corona ini berlaku buat kendaraan plat dasar gelap perorangan/ tubuh serta plat kuning perorangan/ tubuh. Plat merah tidak tercantum dalam diskon corona ini. Diberitakan tadinya, pemutihan pajak kendaraan bermotor diperpanjang sampai 31 Juli 2020.

Baca Juga: Kabar Pahit Ribuan Tenaga PPPK Paruh Waktu Pemkab Lumajang Tak Kebagian THR 2026 Ini Penjelasannya Agar Pegawai Paham Aturannya

Maksudnya, warga bagaikan harus pajak dapat menikmati kembali pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor( PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor( BBNKB) dalam jangka waktu 2 bulan.

“ Kebijakan ini cocok arahan Bunda Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dengan pertimbangan pandemi Covid- 19 di Jatim yang belum berakhir serta banyak masyarakat warga yang terdampak,” ucapnya