Example floating
Example floating
Home

Outing Class SDN Pangarangan 3: Asesmen Terpadu dan Kontribusi untuk Petani Garam

A. Daroini
×

Outing Class SDN Pangarangan 3: Asesmen Terpadu dan Kontribusi untuk Petani Garam

Sebarkan artikel ini
Outing Class SDN Pangarangan 3: Asesmen Terpadu dan Kontribusi untuk Petani Garam

MEMO,Sumenep:   “Menyisir keunikan Pulau Madura, siswa Kelas 5A di SDN Pangarangan 3 merayakan kegiatan akhir semester mereka melalui outing class yang tak biasa.

Dalam kunjungan ke kantor PT Garam di Kalianget, mereka tidak hanya menggali pengetahuan tentang garam, tetapi juga menyatukan pembelajaran dalam asesmen terpadu.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Mari kita jelajahi bagaimana SDN Pangarangan 3 merancang pembelajaran luar kelas yang menggugah dan memberikan kontribusi langsung untuk meningkatkan kesejahteraan petani garam lokal.”

Mengungkap Keunikan Kegiatan Belajar di Luar Kelas: PT Garam Sebagai Destinasi Kelas 5A

Para siswa dari Kelas 5A di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pangarangan 3, Kabupaten Sumenep, mengadakan kegiatan outing class sebagai bagian dari pengumpulan data asesmen terpadu untuk kegiatan akhir semester (KAS) tahun ajaran 2023-2024.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Perubahan Pola Pembelajaran: SDN Pangarangan 3 dan Pendekatan Asesmen Terpadu

Dalam outing class ini, mereka mengunjungi kantor PT Garam di Kecamatan Kalianget dan juga melakukan audiensi dengan perwakilan dari perusahaan tersebut. Menurut guru pendamping, Andilala, kegiatan belajar di luar kelas seperti ini merupakan sarana yang efektif dan efisien untuk menyampaikan pembelajaran, tidak hanya didasarkan pada teori tetapi juga melibatkan pembuktian langsung di lapangan.

Andilala menjelaskan bahwa kegiatan akhir semester di SDN Pangarangan 3 kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena menggunakan asesmen terpadu. Semua capaian pembelajaran diintegrasikan sehingga asesmen terpadu, baik dalam bentuk produk maupun non-produk, akan muncul untuk semua kelas.

Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat

“Mengenai tema Kelas 5A, yaitu ‘Mengembalikan Identitas Madura Sebagai Pulau Garam’, kegiatan akhir semester dan asesmen terpadunya berkaitan dengan garam. Oleh karena itu, kami melakukan outing class ke PT Garam untuk mengumpulkan data dan memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani garam,” ungkap Andilala.

Lebih lanjut, Andilala menjelaskan bahwa SDN Pangarangan 3 telah mengubah pola kegiatan akhir semester dengan mengadopsi asesmen terpadu. Ini berarti bahwa ujian tulis tidak lagi menjadi bagian dari kegiatan akhir semester. Asesmen terpadu ini mencakup pengumpulan data, analisis, dan interpretasi data untuk menilai tingkat pemahaman dan kinerja siswa selama proses pembelajaran.

“Andilala menekankan bahwa setiap kelas memiliki fokus yang berbeda. Pada Kelas 5A, misalnya, fokusnya adalah pada garam atau petani garam, mengingat bahwa Madura dikenal sebagai penghasil garam,” tambah Andilala.

“Dengan mengadopsi asesmen terpadu, SDN Pangarangan 3 menandai perubahan signifikan dalam pendekatan kegiatan akhir semester. Tidak hanya tentang ujian tulis, tetapi lebih pada pengalaman belajar menyeluruh.

Outing class ke PT Garam bukan hanya tentang mendapatkan pengetahuan praktis, tetapi juga tentang memberikan kontribusi positif untuk masyarakat lokal.

Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar, tetapi juga beraksi, menciptakan pembelajaran bermakna dan berkelanjutan.”