Lebih lanjut Ida Bagus Tri menjelaskan bahwa Ogoh-ogoh yang dibuat tahun ini mengangkat filosofi tiga api dalam diri manusia, yaitu api pengetahuan, api penciptaan, dan api peleburan. Konsep ini diambil dari ajaran tantra yang mengajarkan bagaimana manusia dapat mengendalikan api ketiga tersebut, apakah akan digunakan untuk menciptakan kebaikan atau justru menghancurkan.
“Salah satu tantangan terbesar yang kami hadapi adalah partisipasi pemuda dalam pembuatan Ogoh-ogoh,” ungkap Ida Bagus Tri. Namun, kami tetap optimis bahwa pawai Ogoh-ogoh tahun ini akan berjalan lancar dan tetap mempertahankan esensi tradisi.
Dengan semangat gotong royong, para seniman dan pemuda di Banjar Abian Kapas Kelod siap mempersembahkan Ogoh-ogoh yang istimewa untuk memeriahkan perayaan Nyepi. Hari Raya Nyepi akan jatuh pada hari Sabtu, 29 Maret 2025, dan dipastikan akan menjadi momen yang penuh makna dan keindahan.












