Example floating
Example floating
Home

Negara Tetangga Gagal Sabotase Industri Semikonduktor Indonesia!

Alfi Fida
×

Negara Tetangga Gagal Sabotase Industri Semikonduktor Indonesia!

Sebarkan artikel ini
Negara Tetangga Gagal Sabotase Industri Semikonduktor Indonesia!
Negara Tetangga Gagal Sabotase Industri Semikonduktor Indonesia!

MEMO

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan tantangan yang dihadapi Indonesia dalam upaya memajukan industri semikonduktor. Meskipun mendapat dukungan dari Amerika Serikat dan China, langkah Indonesia seringkali disusahkan oleh negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Baca Juga: Strategi Pemkab Kediri Optimalkan Empat Destinasi Wisata Unggulan Dongkrak Pendapatan Daerah

Dalam seminar ekonomi terbaru, Airlangga membahas rencana integrasi industri semikonduktor dengan investasi besar di Pulau Rempang. Namun, upaya ini terhambat oleh isu lingkungan dan regulasi yang memihak negara-negara lain.

Airlangga Hartarto Ungkap Rintangan dari Singapura dan Malaysia

Menteri Koordinator di bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan tegas menyatakan bahwa negara-negara tetangga tidak menghargai rencana Indonesia untuk mengembangkan industri semikonduktor. Menurutnya, upaya ini sering kali dihalangi melalui berbagai lembaga nirlaba yang ada.

Baca Juga: Menikmati Sensasi Tren Sarapan Estetik Gunung Bromo dengan Pemandangan Alam Memukau

Airlangga menjelaskan bahwa saat ini Amerika Serikat sedang berupaya untuk memfasilitasi masuknya Indonesia ke dalam industri pembuatan komponen semikonduktor. Selain itu, China juga menunjukkan minat pada bagian wafer semikonduktor.

“Dalam hal ini, kita akan mengintegrasikan pembangunan industri semikonduktor di Pulau Rempang dengan investasi sebesar US$ 12 miliar,” ujar Airlangga saat berbicara dalam acara Seminar Ekonomi – Perspektif Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045, yang diselenggarakan di Kolese Kanisius, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (11/5/2024).

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Ornamen Tematik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Stasiun,,,Lebih Berwarna

Namun menurut Airlangga, upaya ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi negara-negara tetangga, yang seringkali menghalangi langkah Indonesia dengan memunculkan isu-isu lingkungan.