Example floating
Example floating
DaerahinspirasiKEDIRI RAYAMotivasiPeristiwaUMKM

Musda VII LDII Kota Kediri Tahun 2025 Resmi Dibuka Wali Kota Vinanda , Lahirkan ECO Pesantren Dan SDM Profesional Religius

Hamzah Jurnalis
×

Musda VII LDII Kota Kediri Tahun 2025 Resmi Dibuka Wali Kota Vinanda , Lahirkan ECO Pesantren Dan SDM Profesional Religius

Sebarkan artikel ini

“Hubungan vertikal dan horizontal di Kota Kediri sangat baik. Ini patut dipertahankan dan dilanjutkan oleh pemimpin selanjutnya. Ini adalah bagian dari komitmen LDII untuk mendukung terwujudnya Kota Kediri yang Mapan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. ” ucapnya.

Sementara itu, Vinanda Prameswati menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada LDII Kota Kediri yang dinilai konsisten berperan dalam pembinaan generasi muda, penguatan nilai keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia juga menyoroti program urban farming yang dikembangkan oleh santri-santri muda LDII.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Inspeksi Keselamatan dan Pelayanan di Wilayah Daop 7 Madiun

“Biasanya anak muda jarang tertarik di bidang pertanian. Namun LDII telah mengajarkan sejak dini bahwa pertanian adalah pekerjaan modern dan memiliki masa depan,” ujar Vinanda.

Menurutnya, kehadiran LDII yang aktif juga menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan sosial dan kondusivitas daerah. Ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan saat ini tidak lagi semata-mata soal infrastruktur, melainkan bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang unggul secara kompetensi, matang secara karakter, serta kuat secara spiritual.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

“Penguatan SDM profesional dan religius adalah pondasi utama menuju Indonesia Emas 2045 dan menjadi roh pembangunan Kota Kediri,” tegasnya.

Vinanda menambahkan, bahwa Pemerintah Kota Kediri terus mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga transformasi digital.

Baca Juga: KDMP Kota Kediri Masih Belum Maksimal, Banyak Pembangunan Terhambat Birokrasi

“Keberhasilan pembangunan hanya akan terwujud jika dibarengi dengan penguatan nilai etika dan kepedulian sosial. Di sinilah peran organisasi keagamaan seperti LDII menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi pendekatan LDII yang menyeimbangkan dakwah, penguatan kebangsaan, pemberdayaan ekonomi, kepedulian lingkungan, serta pemanfaatan teknologi.

“Pendekatan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kota Kediri yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kokoh secara sosial dan religius, termasuk dalam upaya bersama menekan angka kemiskinan,” pungkas Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. (Hamzah)