Example floating
Example floating
Agro

Muda Muliakan Pertanian: Jatu Barmawati Ajak Generasi Muda Jadi Pahlawan Kedaulatan Pangan

A. Daroini
×

Muda Muliakan Pertanian: Jatu Barmawati Ajak Generasi Muda Jadi Pahlawan Kedaulatan Pangan

Sebarkan artikel ini
Jatu Barmawati Ajak Generasi Muda Jadi Pahlawan Kedaulatan Pangan

Jakarta, Memo

Di tengah sorotan pada isu ketahanan nasional, sebuah suara muda hadir dengan pesan yang kuat. “Masalah pangan adalah masalah hidup dan matinya Indonesia,” ujar Jatu Barmawati, menyoroti betapa krusialnya sektor pertanian.

Baca Juga: Meski Masa Angkutan Nataru Berakhir, KAI Daop 7 Madiun Tetap Sediakan Diskon Tiket 30 Persen Masih Hingga 10 Januari 2026

Sebagai pendiri Agriculture Youth Organization (AYO), ia percaya bahwa masa depan ketahanan pangan bangsa ada di tangan para pemuda.

Selama ini, pertanian kerap dipandang sebelah mata, sebuah profesi yang dianggap tidak menjanjikan dan jauh dari kesan modern. Namun, Jatu dengan lantang membantah pandangan itu. Ia mengajak anak-anak muda untuk membuka mata lebar-lebar.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berhasil Tangkap Pelaku Pencuri Baut Rel di Blitar, Humas : Ini Kejahatan Serius

“Bahkan miliarder dunia seperti Bill Gates dan Jack Ma berinvestasi di pertanian. Kalau mereka saja yang kaya sudah melihat potensi itu, kita sebagai anak bangsa seharusnya lebih bangga menjadi petani,” tegasnya.

Melalui AYO, Jatu tidak hanya berbicara. Bersama komunitasnya, ia berupaya membina generasi muda sejak dini, menanamkan kecintaan pada pertanian. AYO mengusung tiga pilar utama: edukasi, agro-sociopreneur, dan kolaborasi, yang bahkan merangkul kelompok disabilitas untuk ikut serta sebagai bagian dari pahlawan pangan.

Baca Juga: Anggota MPR RI, Riyono, Nilai Anggaran Pangan Masih Jauh dari Target Kedaulatan Nasional

Di akhir pemaparannya, Jatu mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya para pemuda, untuk menerjemahkan semangat proklamasi ke dalam aksi nyata di bidang pertanian. Menurutnya, peran aktif generasi muda bisa menjadi wujud kemerdekaan bagi ketahanan dan kedaulatan pangan bangsa.

“Mari kita bersama-sama memuliakan pertanian demi Indonesia yang mandiri dan berdaulat,” pungkasnya, menyerukan sebuah revolusi pemuda untuk mengubah takdir bangsa.