Lebih lanjut ditanya soal isu yang beredar bahwa imunisasi bahan yang dibuat dari bahan yang tidak halal mengatakan itu semua kita serahkan kepada tim dan ahlinya. “Yang jelas kalau terkiat halal dan tidaknya itu sudah ada tim ahli, yang prinsifnya dari pemerintah itu layak, dan ini juga merupakan program Kementerian Kesehatan yang harus disukseskan, “tutur Abdulah Rosyad.
Salah satu Tim dari Puskemas Ringinrejo Hari koordinator Imunisasi mengatakan Puskesmas Ringinrejo melaksanakan imunisasi disemua lintas sektor (lintor) yang harus diberikan vaksinasi mulai umur 9 Bulan sampai 15 tahun. “Diwilayah Pukesmas Ringinrejo mulai dari Mi, TK, SD, dan MTs kita terjunkan 9 tim yang terdiri 15 bidan dan dua orang paramedis baik dari bidan dan perawat, “jelas Koordinator Heri.
Selain itu sebelum melaksanakan vaksinasi MR kita sosialisasikan terlebih dahulu sehingga nantinya tidak ada masalah dan lancar. “Kita sosialisasi secara resmi dari berbagai lintor di kecamatan ringinrejo dengan sasaran keseluruhan 12.163.000 yang terbagi dari posyandu serta sekolah 9.283.000, sesuai harapan nasional indonesia bebas campak untuk 2020, “tambah Heri kordinator imunisasi Kec. Ringinrejo. ( jk/ad )












