Menanggapi isu seputar anggaran mobil dinas pejabat yang disebut mencapai miliaran rupiah, Elim menjelaskan bahwa mobil dinas tersebut memang dibeli melalui APBD, namun kini dikembalikan untuk kepentingan publik.
“Ada yang bilang anggarannya sampai Rp3 miliar. Mobilnya Pajero, silakan cek sendiri harganya di Google. Karena sudah dibelikan, saya kembalikan untuk masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Publikasi Media Terjun Bebas, Sinergi Pemkab Blitar dan Pers Dipertanyakan
Ia juga mengajak kader Posyandu ikut menyosialisasikan program ini agar menjangkau seluruh ibu hamil di Kota Blitar. Ke depan, Elim berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah dari APBD benar-benar menyentuh kesejahteraan masyarakat.
“Saya akan mengawasi agar anggaran daerah tidak sekadar habis di atas kertas, tapi dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya. (*)
Baca Juga: Polemik SDN Tlogo 2 Blitar Jadi KDMP Bupati Tegaskan Pendidikan Prioritas Utama












