MEMO – Sebuah fakta menarik terungkap terkait viralnya Antea Putri Turk di media sosial Instagram. Keluarga besar Wage Rudolf Soepratman dengan tegas membantah bahwa Antea merupakan cicit kandung dari pencipta lagu kebangsaan Indonesia tersebut. Sebelumnya, nama Antea Putri Turk mencuri perhatian publik setelah videonya menyanyikan lagu ‘Indonesia Tjantik’ karya W.R Soepratman yang diciptakan pada tahun 1924, viral di media sosial.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @gpiwrsoepratman pada hari Minggu, 9 Maret 2025. Sejak diunggah, video tersebut telah ditonton sebanyak 69,2 ribu kali dan menuai 5.153 komentar dari warganet.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Humas Yayasan Wage Rudolf Soepratman, Indraputra, memberikan klarifikasi bahwa Antea memang masih termasuk dalam garis keturunan keluarga besar W.R Soepratman, namun bukan keturunan langsung dari sang maestro. “Keturunan dari Wage Rudolf Soepratman, tapi bukan secara langsung. Dia adalah keturunan dari kakak W.R Soepratman, yaitu Ny. Ngadini,” jelasnya dalam konferensi pers “Ahli Waris Kepengurusan Yayasan W.R Soepratman” yang diadakan di Jakarta pada hari Minggu, 16 Maret 2025.
Indraputra menjelaskan lebih lanjut bahwa Ngadini adalah kakak kandung W.R Soepratman yang kelima. Dari pernikahannya, Ngadini memiliki tiga orang anak, yaitu Mardinah, Marjono, dan Marsiah.
“Untuk Antea sendiri, ia adalah keturunan dari Bapak Marjono. Akan tetapi, jika ditelusuri lebih jauh dalam silsilah keluarga besar W.R Soepratman, posisi Antea sudah berada jauh di bawah,” paparnya.
Oleh karena itu, pihak keluarga merasa keberatan jika Antea mengaku sebagai cicit langsung dari W.R Soepratman. Alasannya, selama hidupnya, W.R Soepratman tidak pernah menikah dan tidak memiliki keturunan langsung.
Lebih lanjut, Indraputra juga menyoroti banyaknya informasi yang simpang siur mengenai sejarah W.R Soepratman. “Berdasarkan informasi yang kami terima dari keluarga, W.R Soepratman tidak pernah menikah hingga akhir hayatnya,” pungkasnya.












