Example floating
Example floating
Home

Minuman Sehat yang Wajib Diketahui untuk Penuhi Kebutuhan Gizi Anak, No More Soda

Avatar
×

Minuman Sehat yang Wajib Diketahui untuk Penuhi Kebutuhan Gizi Anak, No More Soda

Sebarkan artikel ini

MEMO – Untuk memastikan kesehatan anak dan mendukung tumbuh kembang mereka dengan optimal, memenuhi kebutuhan gizi tidak hanya bergantung pada makanan, tetapi juga minuman yang mereka konsumsi setiap hari.

Healthy Eating Research (HER) telah merilis beberapa rekomendasi minuman sehat yang penting untuk anak-anak. Penelitian ini menekankan pentingnya hidrasi, asupan kalori, serta kalsium untuk mendukung kesehatan anak secara menyeluruh.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Dalam laporan yang dikutip oleh Medical Daily, Wakil Direktur HER, Megan Elsener Lott, mengungkapkan bahwa air dan susu adalah dua jenis minuman terbaik yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dari segala usia.

“Air adalah minuman yang sangat baik karena tidak mengandung kalori dan bisa melepas dahaga tanpa menambah gula. Sementara itu, satu gelas susu mengandung sekitar 300 miligram kalsium, yang sangat penting untuk pertumbuhan anak,” kata Megan.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Anak-anak yang berusia 1–3 tahun membutuhkan sekitar 700 mg kalsium setiap hari, sementara anak usia 4–8 tahun membutuhkan 1.000 mg, dan anak-anak berusia 9–18 tahun memerlukan 1.300 mg kalsium setiap harinya.

Megan menyarankan agar anak-anak usia 2–3 tahun mengonsumsi sekitar dua gelas susu atau produk berbasis susu/soy yang diperkaya dengan nutrisi, sementara untuk usia 4–8 tahun, konsumsi susu yang disarankan adalah sekitar 2,5 gelas. Anak-anak usia 9 tahun ke atas disarankan untuk mengonsumsi sekitar tiga gelas susu setiap hari.

Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat

Susu rendah lemak atau tanpa lemak adalah pilihan terbaik untuk anak-anak, mengingat kandungan gizinya yang baik tanpa tambahan lemak jenuh.

HER juga mengingatkan untuk membatasi konsumsi alternatif susu berbasis nabati serta susu yang diberi perasa, dan yang paling penting, untuk menghindari minuman dengan kandungan gula tambahan, pemanis buatan, kafein, atau bahan stimulan lainnya.

Bagi anak-anak yang gemar minum jus, HER menyarankan hanya memberikan jus 100 persen murni, dan harus mengikuti batasan konsumsi yang telah ditentukan. Jus tidak boleh diberikan kepada bayi di bawah usia 6 bulan. Untuk usia 6-12 bulan, jus yang diberikan sebaiknya hanya 2-4 ons per hari, sementara untuk usia 1-6 tahun, maksimal 4-6 ons, dan untuk anak usia 7-18 tahun, jus bisa diberikan sekitar 8-12 ons per hari.

Minuman bersoda sangat tidak disarankan karena selain tidak memiliki nilai gizi, juga mengandung kadar gula tinggi. Konsumsi soda pada anak dapat menyebabkan kerusakan gigi, penambahan berat badan, dan mengurangi konsumsi susu kaya kalsium yang penting. Soda juga sering mengandung kafein yang tidak diperlukan anak-anak.

Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk sepenuhnya menghindari pemberian soda kepada anak-anak usia dini. Sedangkan untuk anak-anak yang lebih besar, soda sebaiknya hanya dikonsumsi sesekali, bukan menjadi pilihan utama.