Mereka dapat membuat label khusus seperti “pelanggan VIP” atau “pelanggan baru”, serta menjadwalkan waktu dan tanggal pengiriman pesan.
Pieter menjelaskan bahwa kedua fitur ini saat ini sedang dalam tahap uji coba di Indonesia, dengan melibatkan beberapa pelaku UMKM yang dipilih.
“Para pelaku UMKM nantinya dapat melihat analisis mengenai efektivitas pesan yang telah mereka kirimkan,” ujarnya.
Pieter berharap bahwa dengan hadirnya fitur-fitur baru ini, semakin banyak masyarakat yang dapat mengembangkan bisnis mereka melalui digitalisasi.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik
Selain itu, diharapkan juga dapat membantu UMKM untuk lebih berkembang di Indonesia.
Peluncuran dua fitur terbaru dalam WhatsApp Business oleh Meta Group memberikan peluang baru bagi UMKM di Indonesia untuk mengoptimalkan pemasaran dan komunikasi dengan pelanggan.
Baca Juga: Rakor MKKS SMPN Se-Kabupaten Kediri, Kadis Fokuskan Peningkatan Mutu Pendidikan dan MKKS Yang Solid
Fitur beriklan memungkinkan pelaku UMKM mempromosikan usaha mereka melalui WhatsApp Business tanpa perlu membuka akun Facebook.
Sementara itu, fitur pesan berbayar memungkinkan personalisasi pesan dan interaksi langsung dengan pelanggan.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan UMKM di Indonesia dapat semakin berkembang melalui digitalisasi dan memanfaatkan teknologi dengan lebih efektif.












