Example floating
Example floating
Birokrasi

Menko AHY Sebut Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi PR, Jakarta-Surabaya Masih Dirahasiakan

A. Daroini
×

Menko AHY Sebut Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi PR, Jakarta-Surabaya Masih Dirahasiakan

Sebarkan artikel ini
Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi PR, Jakarta-Surabaya Masih Dirahasiakan

“Kami terus berkomunikasi, berkoordinasi. Beberapa hari yang lalu digelar rapat bersama dengan Danareksa misalnya. Kami sendiri Kemenko Infrastruktur juga intensif mengundang Kementerian Perhubungan termasuk juga KAI dan tentunya Danareksa,” ungkapnya.

Fokus utama restrukturisasi ini adalah bagaimana utang KCIC Wush tidak boleh menghambat rencana besar pemerintah untuk mengembangkan konektivitas berikutnya, yaitu rute Jakarta-Surabaya.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

“Masih terus dikembangkan sejumlah opsi,” tegasnya, sambil menambahkan bahwa belum ada keputusan final mengenai opsi-opsi terbaik dan berkelanjutan, termasuk bagaimana peran Danareksa dan kontribusi Kementerian Keuangan dapat dioptimalkan. Semua masih menunggu arahan dari Presiden.

Kabinet Merah Putih Semakin Solid di Tahun Kedua

Menutup evaluasinya, Menteri Koordinator menyampaikan rasa optimisnya terhadap soliditas Kabinet Merah Putih. Ia mengakui bahwa tahun pertama pemerintahan sangat dinamis, terutama bagi dirinya sebagai Menteri Koordinator yang baru.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

“Satu tahun pertama memang sangat dinamis. Pertama kita semua, saya sendiri misalnya sebagai Kementerian Koordinator yang baru, kita menata sistem organisasi, aturan main dan juga agenda-agenda prioritas yang harus kita benar-benar kuasai sambil terus belanja masalah,” kenangnya.

Namun, dengan semakin seringnya koordinasi dan kolaborasi, termasuk turun langsung ke lapangan, hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, serta antar kementerian/lembaga, dirasa semakin erat.

Baca Juga: Kasus TPA Pojok Kediri Masuk Persidangan, Hakim : Silakan Penuhi Persyaratan Sebelum Gugatan Saudara Dinyatakan Sah

“Rasanya kami lebih optimis untuk tahun kedua dan tahun-tahun berikutnya. Segala bentuk koordinasi dan kolaborasi di lapangan bisa semakin baik ke depan,” tutupnya, memberikan kesan bahwa fondasi kerja tim sudah kuat dan siap menghadapi tantangan pembangunan berikutnya.