Example floating
Example floating
Home

Menguak Jejak Manusia Purba! Intip 5 Klaster Menarik di Museum Sangiran

Avatar
×

Menguak Jejak Manusia Purba! Intip 5 Klaster Menarik di Museum Sangiran

Sebarkan artikel ini

MEMO – Museum Manusia Purba Sangiran adalah salah satu situs arkeologi paling penting di dunia. Terletak di Sragen dan Karanganyar, Jawa Tengah, museum ini menyimpan banyak fosil manusia purba dan artefak bersejarah.

Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional pada 1977, Museum Sangiran juga telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Dunia sejak 1996. Tidak hanya menjadi pusat koleksi fosil, museum ini juga menyediakan pameran interaktif serta penelitian ilmiah yang terus berlanjut.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Pada tahun 2024, jumlah pengunjung Museum Sangiran mencapai hampir 16.000 orang dengan rata-rata lebih dari 2.600 pengunjung per bulan. Menariknya, museum ini terbagi dalam lima klaster utama, yang masing-masing memiliki daya tarik unik.

5 Klaster Museum Sangiran yang Wajib Dikunjungi

1. Klaster Krikilan – Pusat Informasi Utama
Sebagai klaster utama, tempat ini menyajikan gambaran lengkap tentang evolusi manusia purba, lingkungan, dan kehidupan masa lalu. Di sini, pengunjung bisa melihat koleksi fosil dan artefak yang berusia jutaan tahun.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

2. Klaster Dayu – Jelajahi Lorong Waktu 1,2 Juta Tahun Lalu
Museum ini mengangkat tema “Evolusi Manusia, Lingkungan, dan Budaya” sejak 1,2 juta hingga 600 ribu tahun lalu. Di lokasi ini juga ditemukan artefak tertua berupa alat-alat serpih dari Formasi Pucangan.

3. Klaster Ngebung – Jejak Penemuan Fosil Dunia
Klaster ini fokus pada penemuan dan perkembangan penelitian arkeologi di Sangiran. Bukit di Desa Ngebung menjadi lokasi dengan temuan artefak terbanyak, sehingga dikenal sebagai “The Sangiran Flake Industry” yang terkenal di tingkat internasional.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

4. Klaster Bukuran – Ruang Evolusi Manusia Purba
Di klaster ini, pengunjung bisa melihat berbagai fosil manusia purba yang dominan ditemukan di daerah ini. Yang menarik, museum ini memiliki ‘Visible Storage’, yaitu ruang penyimpanan koleksi yang tetap bisa dilihat oleh pengunjung.

5. Klaster Manyarejo – Dedikasi bagi Ilmuwan Peneliti
Klaster ini dibangun sebagai bentuk apresiasi terhadap para peneliti yang berkontribusi dalam pengungkapan sejarah Sangiran. Museum ini juga menjadi pusat informasi bagi perkembangan riset di kawasan tersebut.