Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Mengintip Jejak Sejarah Kediri, Museum Baru Segera Hadir di Pagu

A. Daroini
×

Mengintip Jejak Sejarah Kediri, Museum Baru Segera Hadir di Pagu

Sebarkan artikel ini
Mengintip Jejak Sejarah Kediri, Museum Baru Segera Hadir di Pagu

Kediri, Memo

Pemerintah Kabupaten Kediri bersiap menggelar sebuah pameran temporer istimewa bertajuk “Pre-launching Museum” pada 17 hingga 21 Juni 2025. Acara ini akan menjadi jendela awal bagi masyarakat untuk mengintip koleksi artefak kuno dan desain interior calon museum yang berlokasi di Jalan Totok Kerot, Menang, Kecamatan Pagu.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Menurut Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, pre-launching ini adalah tahap krusial dalam pembangunan museum tersebut.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari akademisi, budayawan, hingga pelestari sejarah, untuk memperkenalkan konsep museum sekaligus menyerap masukan untuk Detail Engineering Design (DED) yang tengah disusun.

Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan

“Prinsipnya, kita juga akan perkenalkan rencana desain museum ini seperti apa,” terang Mustika pada Rabu (4/6/2025).

Mustika menambahkan bahwa museum ini kelak akan menjadi rumah bagi ratusan benda purbakala dari berbagai era, yang didapatkan dari berbagai sumber, termasuk hasil ekskavasi dan evakuasi.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Pameran ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), yang berharap museum ini mampu mengangkat kembali kekayaan sejarah Kediri di masa lampau, sejalan dengan konsep storyline museum yang telah dirancang sejak tahun 2024.

Selain itu, museum ini juga diharapkan menjadi destinasi wisata dan budaya baru, khususnya sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. “Cerita Kediri kan luar biasa. Maka disusun story line di Museum. Kita kan orang Jawa, jangan sampai hilang (identitas) Jawanya,” imbuhnya.

Eko Priyanto, Kepala Bidang Sejarah Purbakala Disparbud Kabupaten Kediri, menambahkan bahwa tidak semua koleksi peninggalan sejarah akan langsung dipamerkan.

Pemindahan artefak ke museum akan dilakukan secara bertahap. Sebagian besar artefak akan dipajang di ruang pameran, sementara sebagian lainnya akan disimpan di fasilitas penyimpanan khusus, disesuaikan dengan kondisi dan status masing-masing artefak. ( Adv/Kominfo)