Example floating
Example floating
Life StyleSehat Bugar

Mengejutkan! 5,6% Siswa Jakarta Bawa Gen Thalasemia

Alfi Fida
×

Mengejutkan! 5,6% Siswa Jakarta Bawa Gen Thalasemia

Sebarkan artikel ini
Mengejutkan! 5,6% Siswa Jakarta Bawa Gen Thalasemia
Mengejutkan! 5,6% Siswa Jakarta Bawa Gen Thalasemia

Fakta ini didukung oleh tingginya jumlah kasus thalasemia di Indonesia. Menurut data Kemenkes pada tahun 2023, jumlah pasien thalasemia yang terdaftar mencapai sekitar 11 ribu.

“Namun kemungkinan besar jumlah sebenarnya lebih tinggi, karena banyak pasien yang tidak menyadari dan mengabaikan pemeriksaan serta perawatan,” jelasnya.

Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur

Menurut Eva, pemerintah saat ini menghadapi beban yang signifikan terkait kesadaran akan pentingnya mencegah kelahiran anak dengan thalasemia. Penting untuk memutuskan siklus thalasemia dengan melakukan pemeriksaan dan menghindari perkawinan antara pembawa gen thalasemia.

“Mencegah perkawinan antara pembawa thalasemia adalah langkah penting. Deteksi dini sangat penting untuk menghindari pernikahan yang dapat menghasilkan anak dengan thalasemia,” tambahnya.

Baca Juga: Manfaat Segar Air Kelapa Tak Selalu Universal, Perhatikan Kondisi Ini Sebelum Minum

Menangkal Thalasemia: Pentingnya Deteksi Dini dan Kesadaran Masyarakat

Thalasemia merupakan masalah serius di Indonesia, terbukti dari pemeriksaan yang dilakukan pada siswa-siswa di Jakarta. Dengan 5,6% dari mereka membawa gen thalasemia, peringatan Kementerian Kesehatan menjadi sangat relevan. Bahkan, data resmi mungkin hanya sebagian kecil dari jumlah sebenarnya, mengingat banyaknya individu yang tidak menyadari kondisi mereka.

Oleh karena itu, deteksi dini menjadi kunci dalam mengatasi thalasemia, bersama dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan. Dengan mencegah perkawinan antara pembawa gen thalasemia, kita dapat memutus mata rantai penyakit ini dan mencegah kelahiran anak-anak yang menderita thalasemia. Upaya kolaboratif dari pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting untuk menangkal thalasemia dan meningkatkan kesehatan generasi mendatang.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Memanfaatkan Air Kelapa untuk Rambut Sehat!