Sekalian implementasi info harga barang keperluan primer lewat Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan implementasi pembayaran retribusi secara electronic lewat perbankan wilayah atau nasional.
“Saya benar-benar mengharap digitalisasi perdagangan yang sudah dilakukan di pasar rakyat dan UMKM bisa menjadi satu diantara usaha untuk akselerasi kemajuan ekonomi Indonesia yang maju dan inklusif,” ujarnya.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Menurut Mendag dalam jumlah UMKM yang lebih dari 64 juta berpotensi yang besar untuk mengakselerasi alih bentuk digital bidang perdagangan dan memberi peran pada kemajuan ekonomi digital.
Adapun sampai Juli 2022 telah ada 2.047 pasar rakyat memakai website pasar lewat SISP; 9 pasar rakyat on-boarding marketing secara digital di Tokopedia; 537 pasar rakya manfaatkan e-monitoring harga bapok lewat SP2KP dan 9,7 juta UMKM manfaatkan SIAP QRIS.
“Disamping itu, sekitar 106.702 pedagang sudah memakai pembayaran retribusi secara electronic yang onboarding dan manfaatkan basis digital, dan gagasan implikasi pembukaan GrabMart untuk pedagang pasar di 9 kota di Indonesia,” ujarnya.












