Example floating
Example floating
Home

Masyarakat Euforia! Penukaran Uang Terlengkap di Pulau Larat Bikin Heboh!

Alfi Fida
×

Masyarakat Euforia! Penukaran Uang Terlengkap di Pulau Larat Bikin Heboh!

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Euforia! Penukaran Uang Terlengkap di Pulau Larat Bikin Heboh!
Masyarakat Euforia! Penukaran Uang Terlengkap di Pulau Larat Bikin Heboh!

MEMO

Warga Pulau Larat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, memancarkan antusiasme yang luar biasa saat tim ekspedisi rupiah Bank Indonesia (BI) datang untuk menukar uang baru. Pantauan langsung oleh CNBC Indonesia pada tanggal 5 September 2023, menunjukkan bahwa warga tidak hanya hadir dalam jumlah besar sejak pagi hari, tetapi juga menerima sosialisasi tentang pentingnya cinta, kebanggaan, dan pemahaman terhadap mata uang rupiah.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Tim BI dan Warga Pulau Larat Sambut Penukaran Uang dengan Semangat

Warga Pulau Larat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, sangat antusias menyambut kedatangan tim ekspedisi rupiah berdaulat Bank Indonesia (BI) yang membawa uang baru. Pantauan langsung CNBC Indonesia pada hari Selasa (5/9/2023) menunjukkan bahwa warga telah hadir sejak pukul 09.00 WIT dengan penuh semangat, mengikuti sosialisasi tentang rasa cinta, kebanggaan, dan pemahaman terhadap mata uang rupiah.

Kemudian, proses penukaran uang pun dimulai. Para warga yang memanfaatkan layanan ini datang dengan membawa uang yang tidak layak edar, mulai dari uang yang dibungkus dalam kresek hingga yang disimpan dalam kardus.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Salah satu warga mengungkapkan, “Ini adalah uang sumbangan gereja yang sudah disimpan selama setahun, oleh karena itu jumlahnya cukup banyak.” Ia datang bersama dua temannya dan membuka isi kardus yang berisikan uang pecahan mulai dari Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, hingga Rp 20.000. Mereka mulai menghitung uang tersebut dengan bantuan tim ekspedisi rupiah.

Uang Sumbangan Gereja Banyak yang ‘Mandi Uang Baru’ di Maluku

Kondisi uang yang mereka bawa memang terlihat sangat tidak layak edar, dengan sebagian yang sobek, lusuh, atau bahkan rusak parah sehingga sudah tidak memiliki warna aslinya.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Warga lainnya juga membawa kresek berwarna merah dan putih yang berisikan uang yang sama-sama tidak layak edar. Beberapa di antara mereka juga membawa uang pecahan Rp 100.000 yang ingin ditukarkan dengan pecahan yang lebih kecil.

Jumlah uang yang ditukarkan bervariasi, mulai dari Rp 6,2 juta, Rp 2 juta, Rp 300 ribu, hingga melebihi Rp 10 juta.

Penukaran uang ini akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIT. Selain memberikan uang baru, BI juga memberikan bantuan sosial berupa bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng, serta peralatan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Mereka juga menyediakan layanan kesehatan untuk masyarakat.

Antusiasme Warga Pulau Larat Terhadap Penukaran Uang Baru BI

Antusiasme warga Pulau Larat dalam menyambut penukaran uang baru dari Bank Indonesia adalah bukti nyata dari pentingnya mata uang rupiah dalam kehidupan sehari-hari mereka. Meskipun banyak uang yang mereka bawa dalam kondisi yang buruk, semangat untuk memahami dan menghormati mata uang negara tetap tinggi.

Dengan inisiatif positif seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mendukung stabilitas ekonomi dan keuangan negara. Bank Indonesia, dengan bantuan layanan sosial dan kesehatan yang mereka sediakan, juga memperlihatkan komitmen mereka untuk membantu masyarakat setempat.