Bogor, Memo.co.id
Orangtua Bunuh Anak Kandungnya Sendiri. Umur 3 tahun, seorang balita bernama Yeol Ghi Nichiardo (3) tewas dibunuh orangtuanya sendiri.
Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop
Balita itu tewas setelah otaknya mengalami pendarahan serius, akibat dianiaya oleh ayah dan ibunya, di rumah kontrakan di kawasan Gunung Putri Bogor, Jawa Barat.
Kapolres Kabupaten Bogor AKBP AM Dicky Gading Pastika, motif orangtua anak semata wayang itu karena faktor ekonomi. Ibu dari balita berisial AA (24) bekerja sebagai buruh pabrik.
Baca Juga: Waspada Modus Baru Narkoba Cair Dalam Vape Incar Generasi Muda Indonesia
Faktor Ekonomi Ayah Nganggur Banyak Hutang, Bunuh Anak Kandung
Sedang ayah korban berisial SP (25) adalah pengangguran. Kerjanya hanya serabutan, tidak memiliki pekerjaan tetap. Kedua orangtua tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.
” Faktor yang melatar belakangi kejadian itu karena ekonomi. Ayahnya pengangguran banyak hutang,” kata AKBP AM Dicky Gading Pastika.
Baca Juga: Kepergok Hendak Cabuli Nenek 82 Tahun, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Massa
Orangtua Uring uringan, Anak Nakal
Pembunuhan terhadap anak kandungya sendiri itu bermula saat Yeol, anak pasangan suami istri itu lagi rewel. Karena mendengar anaknya nakal, kedua orangtuanya uring uringan.
Keduanya sama sama memukul anaknya hingga bagian kepala balita tersebut mengalami luka memar. Ketika divisum di rumah sakit, pada bagan punggung anak berusia 3 tahun itu juga terlihat ada bekas sabetan.
Ibu Jarang Bersama Anaknya
Yeol Ghi Nichiardo sering bersama ayahnya di rumah. Ibunya jarang bersama anaknya. Setiap pagi hingga jelang malam, dia kerja sebagai buruh pabrik. Ketika sama sama berada di rumah dan pikiran banyak masalah, keduanya mendengar anaknya lagi rewel.
Karena itulah, kedua orangtua tersebut brutal hingga mengakibatkan anaknya pengalami pendarahan hingga mati. ( nu )












