Langkah Cepat Perbaikan Drainase Buruk Kota Probolinggo
Masalah banjir bukan sekadar persoalan alam, melainkan cerminan dari kesiapan sebuah kota dalam mengelola ruangnya. Fenomena di mana drainase buruk sebabkan 5 kawasan Kota Probolinggo terendam harus menjadi pelajaran berharga bagi jajaran eksekutif. Tanpa adanya tindakan nyata dan evaluasi mendalam terhadap infrastruktur bawah tanah, warga akan terus dihantui rasa was-was setiap kali awan mendung menggelayut di langit kota. Harapannya, proyek normalisasi yang dijanjikan pemerintah dapat segera terealisasi sebelum puncak musim penghujan membawa dampak yang lebih destruktif bagi perekonomian lokal.
FAQ
Penyebab utamanya adalah sistem drainase yang buruk, penyempitan saluran akibat bangunan, serta banyaknya sampah yang menyumbat aliran air.
Setidaknya ada 5 kawasan utama yang sering terendam, mencakup beberapa jalan protokol dan wilayah pemukiman padat penduduk yang elevasinya rendah.
DPRD menuntut audit masterplan drainase, percepatan normalisasi saluran, dan peningkatan pemeliharaan infrastruktur secara rutin.
Solusi yang ditawarkan meliputi pembangunan kolam retensi, penambahan sistem pompa, serta edukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran air.












