Namun, Hawley menilai bahwa Zuckerberg tidak berbuat apa-apa untuk membantu para korban. “Anda tidak memberikan bantuan apa pun kepada mereka, tidak memberikan kompensasi, tidak melakukan upaya untuk memperbaiki. Anda dapat melakukannya sekarang, dan Anda harus melakukannya,” tegas Hawley.
Zuckerberg menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah memastikan bahwa Meta memiliki alat yang cukup untuk mengurangi risiko. Selain Zuckerberg, CEO TikTok, Discord, Snapchat, dan X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) juga memberikan kesaksian dalam sidang Komite Kehakiman Senat.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Selama sidang, para senator menyoroti dampak buruk terkait prevalensi materi pelecehan seksual terhadap anak di platform online, serta konten berbahaya lainnya, termasuk posting yang mempromosikan tindakan menyakiti diri, bunuh diri, dan gangguan makan.
Mark Zuckerberg Minta Maaf: Tanggapan CEO Meta Terhadap Pelecehan di Media Sosial












