Example floating
Example floating
HukumBirokrasi

Mahfud MD Umumkan Satgas Pemberantasan Pidana Pencucian Uang Libatkan Bareskrim dan Kejagung serta BIN

A. Daroini
×

Mahfud MD Umumkan Satgas Pemberantasan Pidana Pencucian Uang Libatkan Bareskrim dan Kejagung serta BIN

Sebarkan artikel ini
Mahfud MD arahkan kasus proyek satelit Kementerian Pertahanan Diproses Hukum
Mahfud MD arahkan kasus proyek satelit Kementerian Pertahanan Diproses Hukum

Memo.co.id

Pemerintah membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Satgas TPPU) untuk menangani dugaan tindak pidana pencucian uang senilai Rp349 triliun. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD pada hari ini, Selasa (3/5/2023).

Baca Juga: Kasus TPA Pojok Kediri Masuk Persidangan, Hakim : Silakan Penuhi Persyaratan Sebelum Gugatan Saudara Dinyatakan Sah

Menurut Mahfud MD, Satgas TPPU terdiri dari tim pengarah, tim pelaksana, dan kelompok kerja. Tim pengarah terdiri dari tiga orang pimpinan Komite TPPU, yakni Menko Polhukam sebagai Ketua, Menko Perekonomian sebagai Wakil Ketua, dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan sebagai Sekretaris Merangkap Anggota Komite TPPU.

Sementara itu, tim pelaksana terdiri dari Deputi 3 bidang hukum dan HAM Kemenkumham sebagai Ketua, Deputi 5 bidang koordinasi keamanan dan ketertiban masyarakat Kemenkopolhukam sebagai Wakil Ketua, dan Direktur Analisis dan Pemeriksaan 1 PPATK sebagai Sekretaris.

Baca Juga: Buntut Dugaan Ijazah Palsu Anggota Dewan Kabupaten Kediri, ‎Aliansi Wartawan se-Jawa Timur (AWAS) Dorong Polda Jatim Tuntaskan Secara Hukum

Sedangkan anggotanya terdiri dari Dirjen Pajak Kementerian Keuangan, Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan, Irjen Kementerian Keuangan, Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Deputi Analisis dan Pemeriksaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, serta BIN.

Mahfud MD juga menjelaskan bahwa dalam melaksanakan tugasnya, Satgas TPPU didukung oleh tenaga ahli di bidang tindak pidana pencucian uang, korupsi, perekonomian, kepabeanan, cukai, dan perpajakan.

Baca Juga: Laksanakan Tugas Kemanusiaan, Babinsa Koramil 02 Pesantren / Kodim 0809 Kediri Amankan dan Evakuasi ODGJ di Kelurahan Tempurejo

Terdapat 12 tenaga ahli yang akan membantu Satgas TPPU, di antaranya adalah mantan kepala PPATK Yunus Husein dan Muhammad Yusuf, serta dosen UGM Wuri Handayani dan Laode M Syarif.

Meski demikian, Mahfud MD menekankan bahwa tenaga ahli tersebut tidak langsung terlibat dalam menangani kasus, melainkan memberikan masukan sebagai konsultan.

Satgas TPPU dibentuk setelah Komite TPPU membahas laporan hasil analisis laporan hasil pemeriksaan dan informasi dugaan tindak pidana pencucian uang pada rapat tanggal 10 April 2023.

Keputusan tersebut kemudian disampaikan kepada DPR melalui rapat dengan pendapat di Komisi 3 DPR RI pada tanggal 11 April 2023. Satgas TPPU akan menangani dugaan tindak pidana pencucian uang senilai Rp349 triliun yang diduga terjadi di Kementerian Keuangan, Ditjen Pajak, dan Ditjen Bea Cukai.