Suasana evakuasi di lokasi kejadian berlangsung menegangkan. Tim SAR gabungan yang tiba di lokasi dengan sigap berusaha mengeluarkan kedua korban yang tertimbun material longsor bersama dengan sepeda motor mereka. Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran petugas harus berhati-hati menggunakan alat seadanya. Informasi dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebutkan bahwa sebagian peralatan evakuasi tertimbun oleh longsor susulan, menambah tantangan bagi tim penyelamat di lapangan.
“Hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak pagi hingga malam menjadi pemicu utama terjadinya longsor tebing setinggi 60 meter ini,” ujar Fery, petugas BPBD Majalengka.
Hingga berita ini diturunkan, upaya evakuasi korban masih terus berlangsung. Petugas gabungan dari berbagai instansi terkait seperti BPBD, kepolisian, TNI, dan relawan terus berkoordinasi untuk mempercepat proses penyelamatan dan membersihkan material longsor yang menutup jalan.
Akibat kejadian ini, para pengguna jalan yang hendak melintas jalur Majalengka-Kuningan diimbau untuk mencari jalur alternatif hingga proses evakuasi dan pembersihan jalan selesai. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih belum menentu.












