Example floating
Example floating
Birokrasi

Libur Nataru di Tengah Musim Hujan: Pemerintah Harus Siaga untuk Hindari Bencana

Avatar
×

Libur Nataru di Tengah Musim Hujan: Pemerintah Harus Siaga untuk Hindari Bencana

Sebarkan artikel ini

MEMO – Pemerintah diimbau untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Pasalnya, musim liburan kali ini bersamaan dengan puncak musim hujan yang berpotensi menimbulkan berbagai bencana.

“Kita sudah membaca laporan mengenai berbagai musibah, seperti longsor, banjir bandang, kecelakaan, hingga kebakaran,” ujar Ketua Komisi VII DPR, Saleh Partaonan Daulay.

Baca Juga: Respon Aduan Masyarakat, Saluran Irigasi di Kelurahan Ngampel Sepanjang 115 Meter Langsung Direhab Pemkot Kediri

Saleh menambahkan, banyak keluarga yang berduka akibat bencana tersebut, bahkan kehilangan orang tercinta. Ia menegaskan pentingnya langkah antisipasi pemerintah agar musibah serupa dapat dicegah.

“Liburan seharusnya menjadi waktu bagi masyarakat untuk bersantai dan menikmati momen bahagia, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, pemerintah harus berperan aktif melindungi masyarakat selama libur Nataru,” jelasnya.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

Saleh juga mengingatkan Kementerian Pariwisata untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Menurutnya, di setiap lokasi wisata perlu disiagakan petugas pemantau yang bekerja sama dengan pemerintah daerah, kepolisian, organisasi masyarakat, dan kelompok peduli pariwisata.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Semua pihak harus berkontribusi sesuai bidangnya masing-masing,” tambahnya.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

Sebagai penutup, Saleh mengingatkan, “Prinsipnya, jangan ubah suka cita menjadi duka. Meski ini bukan tugas yang mudah, jika berhasil, pasti akan mendapatkan apresiasi dari masyarakat.”