Di sisi lain, dalam laporan yang sama, terungkap pula beberapa isu negatif yang melekat pada Anies. Mulai dari seringnya menyerang secara personal, banyak berbicara namun kurang menyampaikan gagasan serta program yang konkret.
Isu-isu Utama Terkait Prabowo dan Ganjar Ismail juga menguraikan isu-isu utama yang terkait dengan dua kandidat lainnya. Mengenai Prabowo, salah satu isu yang muncul adalah terkait standar etika yang diajukan kepada Anies.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Selain itu, ada pula penyorotan pada penggunaan kata ‘omon-omon’ yang dianggap sebagai respons yang menggelitik.
Adapun isu negatif terkait Prabowo, ia dikritik karena mudah terprovokasi. Selain itu, juga terdapat kritikan terkait seringnya menyetujui pendapat Ganjar.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Pendapatnya terkait konflik Gaza juga mendapatkan kritik. Ajakan untuk diskusi terbuka dan kesulitan membuka data di forum debat juga menjadi salah satu isu negatif yang menempel pada Prabowo.
Sementara untuk Ganjar, apresiasi diberikan karena penampilan debatnya dinilai baik. Selain pernyataan yang disetujui oleh Prabowo, sikap Ganjar yang menenangkan suasana juga dinilai positif.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Namun, Ganjar juga dinilai mencari aman pada awal debat. Sikap yang selaras dengan Anies untuk menyerang Prabowo menjadi salah satu isu negatif yang melekat pada calon presiden tersebut.
Anies Baswedan dalam Sorotan: Dinamika ‘Let Him Cook’ dalam Debat Pilpres dan Sorotan Isu Positif serta Negatif
Dalam dinamika debat Pilpres yang melibatkan Anies Baswedan, istilah “Let Him Cook” menjadi sorotan utama, memunculkan perbincangan tentang kehebatan serangan tajam yang dibawanya. Hal ini menandai pemaparan data yang intens dan keunggulan berdialog Anies yang diapresiasi warganet.
Namun, di sisi lain, catatan negatif juga muncul, terutama terkait dengan seringnya menyerang personal dan kekurangan dalam menyampaikan gagasan yang konkret.












