Penyelidikan Intensif dan Upaya Penghilangan Barang Bukti
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, mengonfirmasi bahwa polisi masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ledakan petasan ini. “Anak-anak ini membuat mercon kemudian merakit, nah saat proses merakit ini lalu terjadi ledakan. Kami masih melakukan proses penyelidikan kenapa kok bisa sampai meledak, apakah karena ada percikan api atau ada hal lain,” ungkap AKP Rudy.
Tim kepolisian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (olah TKP). Dalam penyisiran yang dilakukan, petugas menemukan fakta mencengangkan: sembilan buah mercon dengan diameter 10-15 centimeter sengaja dibuang ke sungai. Hal ini diduga kuat sebagai upaya untuk menghilangkan barang bukti.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung
“Kami masih melakukan pencarian. Mercon ini memang sengaja dibuang entah oleh pelaku atau keluarga, untuk menghilangkan barang bukti,” tegas Kasat Reskrim. Pihak berwenang terus bekerja keras untuk mengungkap tuntas penyebab ledakan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden berbahaya yang melibatkan remaja ini. Kejadian ini menjadi peringatan keras akan bahaya petasan ilegal yang mengancam keselamatan masyarakat.












