Kabar baik bagi para penikmat kopi yang juga mengidap diabetes! Pertanyaan yang sering mengganjal soal aman atau tidaknya kopi kini terjawab. Seorang ahli menyebut, kopi tidak hanya aman, tapi bisa menjadi sekutu kuat dalam menjaga kadar gula darah. Kuncinya? Jauhi gula dan krimer.
Kopi, Jagoan Tersembunyi untuk Kontrol Gula Darah
Menurut Spesialis Penyakit Dalam, Dr. Soebagijo Adi Soelistijo, Sp.PD, dari Mayapada Hospital, kopi murni bisa menjadi senjata ampuh. Studi menunjukkan, konsumsi kopi secara rutin dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 14%.
Manfaat ini datang dari kandungan antioksidan seperti magnesium dan kromium yang bekerja keras untuk membantu tubuh mengendalikan gula darah. Lebih dari itu, kopi juga kaya akan polifenol, senyawa yang dipercaya dapat melindungi tubuh dari berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari penyakit jantung hingga kanker.
“Jadi minum kopi murni boleh diminum bagi penderita diabetes… akan sangat bermanfaat bagi pengidap diabetes sekaligus pencegahannya,” ujar dr. Soebagijo.
Waspada Efek Stimulan: Kenali Batas Konsumsi Aman
Namun, ada catatan penting yang tidak boleh dilupakan. Walaupun bermanfaat, kopi juga memiliki sisi lain yang harus diwaspadai, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung. Kafein, sebagai stimulan, dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.
Konsumsi berlebihan bisa memicu jantung berdebar atau bahkan meningkatkan risiko aritmia (detak jantung tidak teratur). Oleh karena itu, bagi penderita diabetes dengan masalah jantung, sangat penting untuk membatasi konsumsi kopi.
Pada akhirnya, jenis kopi yang direkomendasikan adalah kopi seduh murni atau kopi tubruk. Hindari menambahkan gula, susu, atau krimer, karena justru akan merusak manfaat yang seharusnya didapat.












