Korban dari letusan Gunung Marapi, Zhafirah Zahrim Febrina yang akrab dipanggil Ife, telah meninggal setelah mengalami 13 hari perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil di Padang, Sumatra Barat.
Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur
Kabar mengenai kepulangannya tersebut dilaporkan oleh detiksumut pada Minggu (17/12/2023) sore sekitar pukul 17.45 WIB.
“Dia telah kembali kepada Tuhan Yang Maha Esa, Zhafirah Zahrim Febrina alias Ife, mahasiswa kami di Politeknik Negeri Padang, yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi,” kata Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri, seperti dilansir pada Senin (18/12/2023).
Baca Juga: Fakta!!! Penumpang Daop 7 Madiun Meningkat 4,6 Persen pada Masa Nataru 2025/2026 Dibanding Tahun Sebelumnya
“Kematiannya terjadi sore hari sekitar pukul 17.45 WIB di Rumah Sakit M. Djamil,” tambah Surfa.
Ife merupakan mahasiswi dari program studi D3 Teknik Sipil di Politeknik Negeri Padang, yang harus dirawat karena mengalami luka bakar yang luasnya mencapai 70 persen pada tubuhnya.
Perjalanan Perjuangan Ife, Mahasiswi Politeknik Negeri Padang yang Mengharukan
Sebelumnya, Ife menjadi viral di media sosial setelah membagikan video meminta pertolongan kepada orangtuanya. Dalam video tersebut, dia terlihat tertutup oleh abu vulkanik akibat letusan Gunung Marapi.